PT Isuzu Astra Motor Indonesia berkolaborasi dengan Karoseri Delima Mandiri dan kreator konten JAJAGO untuk menciptakan campervan bernama ‘Komo’. Kendaraan ini dirancang khusus agar mendukung pariwisata serta perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia melalui konsep vanlife yang nyaman.
Inti artikel
- Kendaraan ini dirancang khusus agar mendukung pariwisata serta perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia melalui konsep vanlife yang nyaman
- Konsep campervan Komo berasal dari usaha menggabungkan teknologi Jepang dengan kreativitas lokal Indonesia
- Karoseri Delima Mandiri membantu mengubah sasis standar menjadi rumah berjalan yang siap dikembangkan lebih lanjut oleh tim JAJAGO
Campervan Komo menjadi salah satu highlight di GIIAS 2026 dan membuka pintu bagi masyarakat untuk mengeksplorasi Indonesia dengan lebih fleksibel tanpa harus mengandalkan penginapan tetap.
Asal Mula Konsep Motorhome Karya Anak Bangsa
Konsep campervan Komo berasal dari usaha menggabungkan teknologi Jepang dengan kreativitas lokal Indonesia. Karoseri Delima Mandiri membantu mengubah sasis standar menjadi rumah berjalan yang siap dikembangkan lebih lanjut oleh tim JAJAGO.
Proses ini melibatkan banyak pihak yang berbagi ilmu agar hasil akhir lebih sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan kreator konten di Tanah Air. Filosofi ‘Real Partner, Real Journey’ menjadi dasar pembentukan kendaraan ini agar terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.
Sasis Isuzu ELF NLR yang Ideal untuk Modifikasi Campervan

Sasis Isuzu ELF NLR memiliki dimensi panjang 4.700 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 2.205 mm. Ukuran ini sangat pas untuk diubah menjadi campervan karena memberikan ruang yang cukup luas tanpa membebani mesin saat digunakan di jalan raya.
Berikut tabel dimensi sasis ELF NLR beserta keterangan mengapa cocok untuk modifikasi campervan:
| Dimensi | Ukuran | Keterangan |
|---|---|---|
| Panjang | 4.700 mm | Ruang memadai untuk area tidur dan dapur portabel |
| Lebar | 1.835 mm | Memudahkan akses keluar masuk tanpa kesulitan |
| Tinggi | 2.205 mm | Meningkatkan kestabilan saat dikemudikan di berbagai kondisi |
Dimensi tersebut memungkinkan pengembang untuk menambahkan fitur kreatif seperti tempat istirahat dan dapur mini tanpa mengganggu performa kendaraan secara keseluruhan.
Fitur Kabin dan Sistem Keandalan untuk Perjalanan Jarak Jauh

Kabin campervan Komo dilengkapi Multi Information Display yang mempermudah pengemudi memantau kondisi kendaraan secara real time. Kursi pengemudi yang adjustable serta tilt steering memberikan kenyamanan maksimal saat melakukan perjalanan panjang.
Sistem pre-fuel filter ganda menjaga mesin tetap bersih dan menghemat biaya perawatan jangka panjang. Mesin Common Rail 4JJ1-TC menghasilkan daya 120 PS pada 2.600 rpm dan torsi 36 Kg.m pada 1.500 rpm sambil memenuhi standar Euro4.
Fitur USB charging 2,4A dan soket 24V/120W memastikan peralatan elektronik seperti drone atau laptop tetap bisa digunakan selama ekspedisi. Kombinasi ini membuat campervan Komo sangat layak untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh yang berat.
Dampak Kolaborasi terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kolaborasi Isuzu, Delima Mandiri, dan JAJAGO membuka peluang baru bagi pelaku pariwisata di Indonesia. Dengan campervan Komo, wisatawan dapat menjelajahi berbagai spot tanpa harus kembali ke hotel setiap malam.
Konsep ini juga mendorong industri kreatif karena banyak konten video dan streaming yang bisa dihasilkan dari dalam mobil ini. Pendekatan ‘Real Partner, Real Journey’ menjadi bukti komitmen Isuzu terhadap mobilitas jangka panjang yang mengutamakan masyarakat Indonesia.
Aktivitas Interaktif JAJAGO di Booth Isuzu GIIAS 2026
Di booth Isuzu selama pameran, JAJAGO akan mengadakan sesi meet and greet yang menghubungkan pengunjung langsung dengan tim pembuat campervan. Aktivitas digital seperti live streaming dan sesi tanya jawab juga direncanakan untuk memudahkan akses informasi.
Program ini bertujuan memberikan wawasan lebih luas kepada masyarakat umum tentang budaya motorhome di Indonesia. Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana campervan Komo dikembangkan dari konsep awal hingga tahap pameran.







