Analisis Counterpoint Research yang terbit 12 Juli 2026 memproyeksikan rincian biaya komponen iPhone pada 18 Pro Max 1TB melonjak dibanding BOM iPhone 17 Pro Max 1TB. Pemicunya kelangkaan flash NAND dan DRAM sejak akhir 2025, plus SoC fabrikasi 2nm beserta teknologi packaging-nya.
Pantauan Optimaise News, Apple diperkirakan menaikkan harga eceran hingga USD 200 atau sekitar Rp 3,6 juta, dengan skema beda per kapasitas agar laba kotor varian besar tidak jebol—meski margin keseluruhan tetap diramal lebih tipis.
NAND dan DRAM hampir menelan total biaya komponen generasi sebelumnya
Kelangkaan memori global sejak pengujung 2025 menekan rantai pasok ponsel flagship. Flash NAND diproyeksikan naik signifikan, diikuti lonjakan DRAM dalam proporsi setara.
Perkiraan Counterpoint menempatkan gabungan NAND plus DRAM pada komponen iPhone pro generasi baru mendekati keseluruhan BOM model terkini. Itu mencakup memori, prosesor, kamera, layar, dan sisa bagian dalam satu perangkat.
SoC 2nm plus kemasan canggih jadi penambah beban terbesar kedua

Di luar memori, Counterpoint menyoroti chipset 2nm sebagai faktor kenaikan utama lain. Biaya fabrikasi node itu dan packaging lanjutan menambah bobot signifikan pada total rakit.
Kombinasi memori mahal plus SoC 2nm menjelaskan mengapa sejumlah laporan menyebut Biaya Produksi iPhone 18 Pro Max Diperkirakan Naik tajam. Salah satu ringkasan di Bloomberg Technoz menyebut lonjakan ongkos produksi sekitar Rp 5 jutaan untuk varian Pro Max.
| Indikator | Estimasi dari laporan |
|---|---|
| Acuan perbandingan BOM | iPhone 17 Pro Max 1TB vs proyeksi 18 Pro Max 1TB |
| Kenaikan harga eceran | hingga USD 200 (sekitar Rp 3,6 juta) |
| Ongkos produksi Pro Max | naik sekitar Rp 5 jutaan (Bloomberg Technoz) |
| NAND + DRAM | mendekati total BOM model terkini |
Layar turun, kamera naik tipis berkat aperture variabel

Tidak semua baris BOM ikut mahal. Counterpoint memperkirakan biaya layar dan sejumlah komponen non-memori justru menurun dibanding generasi berjalan.
Modul kamera dikecualikan: biayanya sedikit naik karena kamera utama dengan variable-aperture yang diproyeksikan hadir. Fitur itu menuntut mekanika dan kalibrasi baru di rakit depan.
Taktik Apple: bedakan kenaikan retail per kapasitas
Laporan menyebut Apple kemungkinan menerapkan kenaikan harga eceran yang tidak seragam antar kapasitas penyimpanan. Tujuan utamanya menjaga laba kotor pada model berkapasitas besar agar tidak tergerus terlalu dalam.
Strategi itu relevan karena memori adalah penyumbang lonjakan terberat. Varian 1TB dan di atasnya paling rentan bila markup disamaratakan tanpa penyesuaian.
Bayangan margin lebih tipis meski harga eceran naik ratusan dolar
Meski ruang menaikkan harga eceran diproyeksikan sampai USD 200, Counterpoint tetap memperkirakan margin Apple lebih tipis pada siklus ini. Struktur ongkos memori dan 2nm terlalu dominan untuk sepenuhnya digeser ke konsumen.
Optimaise News mencatat, prediksi ini menempatkan tekanan ganda pada pricing: melindungi daya beli di pasar berkembang sambil menahan erosi gross margin di SKU premium.
Dokumen rantai pasok bocor lewat ransomware di Tata Electronics
Paralel dengan isu BOM, dokumen rahasia pengembangan iPhone 18 Pro dan Pro Max dilaporkan beredar di dark web setelah pemasok India Tata Electronics digoyang ransomware. Kelompok World Leaks dikaitkan dengan peretasan itu.
Materi yang bocor mencakup foto uji jatuh perangkat di pabrik Tata awal 2026—ponsel slab abu-abu, tiga kamera belakang, logo Apple—plus setidaknya enam berkas yang memetakan ratusan bagian ke pemasok spesifik. Reuters dan sumber yang mengetahui persoalan meninjau keaslian data; total file yang bocor disebut lebih dari 200.000, termasuk materi terkait Tesla, TSMC, dan Qualcomm.
Apple dilaporkan menyelidiki bersama Tata. Tata membatasi akses internal ke sistem sensitif dan menyewa konsultan forensik global. Juru bicara kedua pihak tidak menjawab pertanyaan Reuters saat berita muncul.
FAQ
Apa yang membuat BOM iPhone 18 Pro Max naik?
Counterpoint menunjuk kelangkaan NAND dan DRAM sejak akhir 2025, ditambah SoC 2nm serta packaging canggih sebagai pendorong utama.
Berapa estimasi kenaikan harga eceran?
Laporan menyebut ruang kenaikan hingga USD 200 atau sekitar Rp 3,6 juta, dengan pola beda per kapasitas penyimpanan.
Apakah semua komponen ikut mahal?
Tidak. Layar dan sejumlah bagian non-memori diproyeksi turun biayanya; kamera naik tipis karena variable-aperture pada kamera utama.
Apa hubungan bocoran Tata Electronics?
Ransomware di pemasok India membocorkan foto drop-test dan peta ratusan komponen ke pemasok—data yang biasanya dilindungi ketat oleh Apple.







