Jakarta, Optimaise News – iOS 26 kini bisa di-jailbreak melalui Dopamine versi 3.0 yang dirilis resmi pengembang Lars Fröder alias opa334. Tool ini muncul tepat 326 hari setelah peluncuran iOS 26, dan mendukung perangkat dengan chip A12 serta A13, memberi pemilik iPhone dan iPad ketiadaan akses ke modifikasi yang selama ini hanya berlaku untuk model lama.
Inti artikel
- iOS 26 kini bisa di-jailbreak melalui Dopamine versi 3.0 yang dirilis resmi pengembang Lars Fröder alias opa334
- Dopamine 3.0 dirilis oleh Lars Fröder yang lebih dikenal di dunia online sebagai opa334
- Rilis ini hadir setelah komunitas jailbreak tetap aktif meski Apple terus menjaga sistem agar sulit dimodifikasi
Optimaise News mencatat bahwa Dopamine 3.0 merupakan jailbreak rootless open-source yang tidak mengubah sistem file root secara penuh. Modifikasi dan file jailbreak diletakkan di lokasi terpisah, sehingga proses instalasi lebih mudah dikelola bersama manajer paket Sileo dan Zebra yang mendukungnya.
Siapa di Balik Dopamine 3.0 dan Kapan Tiba?
Dopamine 3.0 dirilis oleh Lars Fröder yang lebih dikenal di dunia online sebagai opa334. Rilis ini hadir setelah komunitas jailbreak tetap aktif meski Apple terus menjaga sistem agar sulit dimodifikasi. Pengembang menyertakan dukungan untuk iOS 26.0 dan iOS 26.0.1, menandai kehadiran perangkat lunak jailbreak pertama untuk versi terbaru dari Apple.
Kode sumber open-source tersedia di repositori GitHub milik opa334 sehingga siapa saja bisa meninjau serta berkontribusi. Tool ini beroperasi di hardware arm64 dan arm64e, sehingga memungkinkan kompatibilitas lebih luas dibandingkan generasi sebelumnya.
Daftar Chip & Rentang iOS yang Didukung

Dopamine 3.0 mencakup perangkat dengan chip A8 hingga A11 di versi arm64, sementara versi arm64e mendukung chip A12 hingga A17 beserta prosesor M1 dan M2. Pada perangkat A14 hingga A17 dan chipset M-series, Dopamine berjalan mulai iOS 15.0 hingga 17.3.1, sementara chip A8 hingga A13 didukung hingga iOS 18.7.1.
Update ini juga memperluas kompatibilitas ke perangkat yang menjalankan iOS 16.5.1 hingga iOS 17.3.1, sehingga mengisi celah pada firmware lama yang sebelumnya tidak tercakup jailbreak resmi. Komunitas kini memiliki lebih banyak pilihan perangkat yang bisa difasilitasi tanpa harus menunggu model terbaru.
Cara Kerja Rootless: Sileo, Zebra, GitHub

Dopamine bekerja sebagai rootless jailbreak, artinya tidak mengubah struktur sistem file root secara permanen. Modifikasi ditempatkan di lokasi terpisah, memudahkan pengelolaan paket melalui Sileo dan Zebra. Kodenya yang open-source memungkinkan pengembang lain memeriksa dan mengikuti perubahan langsung di repositori GitHub milik opa334.
Proses ini berbeda dengan metode root pada Android yang bisa mengganggu lebih banyak elemen sistem. Rootless membuat modifikasi lebih aman dan mudah dibalik, sehingga pengguna bisa menginstal tweak tanpa risiko hilang sistem secara total.
Mengapa Komunitas Jailbreak Masih Hidup di 2026
Meski Apple terus mempertahankan kontrol ketat atas iOS, komunitas jailbreak tetap aktif berkat pengembang seperti opa334. Rilis Dopamine 3.0 menunjukkan bahwa meski ada pembaruan besar dari Apple, celah keamanan baru masih muncul dan bisa dimanfaatkan komunitas.
Optimaise News mencatat bahwa pengetahuan dan kemampuan berkolaborasi antar pengembang tetap menjadi kunci utama agar jailbreak terus berkembang. Hal ini membuktikan bahwa meski Apple berusaha menutup semua celah, terobosan baru selalu lahir dari kreativitas pengembang luar.
Risiko Garansi dan Yang Harus Disiapkan Pengguna
Melakukan jailbreak meski di rootless form akan menghilangkan garansi resmi Apple, jadi pengguna wajib melakukan backup sebelum memulai proses instalasi. Risiko utama adalah hilangnya dukungan resmi dari Apple untuk perangkat yang dimodifikasi.
Optimaise News merekomendasikan agar setiap pemutusan perangkat sudah siap sebelum melanjutkan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang hati-hati, risiko dapat diminimalkan, meski tidak ada jaminan 100 persen.







