Inter Miami vs Monterrey 1-2: Lead Babak I Runtuh di 90′

Inter Miami vs Monterrey berakhir 1-2 di Leagues Cup 2026. De Paul unggul 32', Cuypers 47', Rossi 90' saat Messi absen duka ayah.

Author Image

Adel

Inter Miami vs Monterrey 1-2: Lead Babak I Runtuh di 90'

Inter Miami kalah 1-2 dari Monterrey pada laga Leagues Cup 2026 di Nu Stadium, Miami, Sabtu (8/8/2026) waktu setempat atau Minggu (9/8/2026) WIB. Rodrigo De Paul sempat bawa Herons unggul di babak pertama, tetapi Rayados balikkan momentum lewat Hugo Cuypers dan gol penentu Diego Rossi di menit ke-90.

Inti artikel

  • Tanpa Lionel Messi di lapangan, keunggulan 1-0 runtuh usai jeda
  • De Paul membuka skor di menit ke-32 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti
  • Inter Miami masuk jeda dengan keunggulan 1-0, modal yang semestinya cukup untuk meraih poin penuh di depan publik sendiri

Tanpa Lionel Messi di lapangan, keunggulan 1-0 runtuh usai jeda. Optimaise News merangkum, comeback itu ditopang penguasaan bola dan ancaman tembakan yang lebih tajam dari sisi Liga MX, bukan sekadar gol dramatis di ujung.

Kronologi balik skor dari De Paul 32′ ke Rossi menit akhir

De Paul membuka skor di menit ke-32 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Inter Miami masuk jeda dengan keunggulan 1-0, modal yang semestinya cukup untuk meraih poin penuh di depan publik sendiri.

Monterrey merespons cepat. Cuypers samakan kedudukan di menit ke-47, hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Skor 1-1 mengubah kontrol tempo; tekanan Rayados terus menekan garis belakang Miami.

Ketika laga terasa akan berakhir imbang, Rossi mencetak gol di menit ke-90. Skor akhir menjadi Inter Miami 1-2 Monterrey. Sisa waktu terlalu tipis bagi tuan rumah untuk menyamakan, dan MLS mencatat kemenangan Rayados lewat comeback di menit-menit penutup.

Absen Messi, satu menit hening, dan ban kapten di tangan De Paul

Messi tidak bermain setelah ayahnya, Jorge Messi, wafat di usia 68 tahun. Kapten Herons meninggalkan Amerika Serikat menuju Argentina. Sebelum kick-off, kedua tim mengheningkan cipta satu menit. Nama Jorge Messi tampil di layar stadion dengan tahun 1958-2026, berlatar warna merah muda khas klub.

De Paul memakai ban kapten. Usai gol di menit ke-32, ia melepas jersey Inter Miami bernomor 7 dan memperlihatkan jersey Messi nomor 10 di baliknya. Gestur itu mengingatkan pada aksi Messi pada 2020 usai kematian Diego Maradona, saat Barcelona menghadapi Osasuna.

Di tribun, suporter membentangkan spanduk “Stay strong, Leo!” sekitar menit ke-10. Klub menulis doa untuk kapten dan keluarga Messi. Luis Suárez, yang absen karena hukuman, mengirim pesan duka lewat Instagram, memeluk sahabatnya dan keluarga Messi serta berdoa agar Jorge beristirahat dengan tenang.

Angka penguasaan dan tembakan yang menunjukkan Rayados lebih efektif

Data pertandingan memperkuat narasi bahwa balik skor bukan kebetulan. Monterrey menguasai bola 58,1 persen berbanding 41,9 persen milik Inter Miami. Total tembakan 15 lawan 13, tembakan tepat sasaran 6-4, serta operan 435 berbanding 314.

Gol Cuypers di menit ke-47 menjadi titik balik. Setelah itu Rayados mempertahankan tekanan hingga Rossi menyelesaikan tugas di menit 90. Cuypers, yang bergabung dari Chicago Fire, disebut pantas diawasi setelah penampilannya di laga ini.

Bagi pembaca di Indonesia, angka itu menjelaskan kenapa lead babak pertama Inter Miami gampang pudar: volume ancaman dan kontrol bola ada di kaki tamu, bukan hanya nasib di ujung jam.

Impak ke posisi grup Leagues Cup 2026 setelah kalah dari Liga MX

Hasil Inter Miami vs Monterrey mempersulit jalur Herons di fase grup. Inter Miami kini punya 3 poin usai sebelumnya menang 4-2 atas Atlético de San Luis. Tim masih harus finis di antara empat klub terbaik MLS untuk mengejar perempat final.

Jadwal berikutnya menanti melawan León. Dalam rangkuman Optimaise News, kekalahan dari perwakilan Liga MX ini jadi ujian serius tanpa figur sentral Messi: lead babak pertama yang gagal dijaga langsung memangkas ruang aman di klasemen sementara.

Pesan rekan dan konteks evaluasi pasca kemenangan atas San Luis

Atmosfer duka dan penghormatan berjalan berdampingan dengan tuntutan kompetisi. De Paul jadi sosok sentral di lapangan lewat gol dan ban kapten, sementara Suárez menyuarakan dukungan dari luar skuat. Namun evaluasi tim tidak berhenti di tribute: kegagalan menahan Cuypers dini babak kedua dan Rossi di menit penutup jadi catatan pelatih dan pemain.

Setelah menumbangkan San Luis 4-2, kekalahan 1-2 dari Monterrey mengingatkan bahwa Leagues Cup menuntut konsistensi 90 menit penuh, terutama tanpa kapten di lapangan. Momentum grup masih bisa diperbaiki, tapi sisa laga, termasuk versus León, tak lagi memberi banyak ruang untuk kesalahan serupa.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.