Timnas putri Indonesia resmi juara AFF Cup Wanita 2026 setelah membantai Laos 5-0 di final Stadion Kuala Lumpur, 22 Juli 2026. Mereka jadi tim pertama yang meraih gelar back-to-back, menyusul kemenangan 3-1 atas Kamboja di edisi perdana 2024.
Inti artikel
- Timnas putri Indonesia resmi juara AFF Cup Wanita 2026 setelah membantai Laos 5-0 di final Stadion Kuala Lumpur, 22 Juli 2026
- Mereka jadi tim pertama yang meraih gelar back-to-back, menyusul kemenangan 3-1 atas Kamboja di edisi perdana 2024
- Lima gol final datang dari lima pemain berbeda
Lima gol final datang dari lima pemain berbeda. Sydney Hooper buka skor babak pertama, disusul Isabelle Nottet, Estella Loupatty, Felicia de Zeeuw, dan Emily Nahon di babak kedua. Optimaise News melihat sebaran gol ini sebagai bukti kedalaman skuad yang jarang terlihat di level regional.
Lima Nama Beda yang Bungkam Laos di Final Kuala Lumpur
Final di Stadion Kuala Lumpur berjalan satu arah. Indonesia unggul 1-0 saat istirahat berkat gol Sydney Hooper. Laos kesulitan keluar dari tekanan lini tengah dan belakang lawan.
Babak kedua berubah jadi pesta. Isabelle Nottet menambah skor, lalu Estella Loupatty, Felicia de Zeeuw, dan Emily Nahon bergiliran menancapkan gol. Skor mengunci 5-0 tanpa balasan.
Lima pencetak gol berbeda dalam satu final jarang terjadi. Ini menandai rotasi matang dan opsi penyerangan yang tidak bergantung pada satu nama saja. Laos kalah total di semua lini.
Empat Laga Tanpa Kalah: Jalur Menuju Trofi Kedua

Jalan Indonesia ke final berjalan tanpa kekalahan. Di fase awal mereka menang atas Timor Leste. Lalu imbang 1-1 melawan Kamboja yang cukup ketat.
Semifinal jadi ujian berikutnya. Indonesia menumbangkan Singapura 2-0 dengan kontrol bola yang lebih rapi. Final 5-0 melengkapi catatan empat laga tak terkalahkan.
Urutan hasil itu menunjukkan konsistensi. Tim mampu beradaptasi dari laga ketat ke dominasi total. Pola serupa pernah terlihat di kompetisi regional putra seperti AFF Mitsubishi Electric Cup 2022, meski format putri lebih padat dan singkat.
Dari Final 2024 ke 2026: Pertahankan Gelar Jadi Rekor

Dua tahun lalu Indonesia juara edisi perdana lewat kemenangan 3-1 atas Kamboja. Saat itu Satoru Mochizuki masih dilatih. Kini skor final melebar jadi 5-0 melawan Laos.
Kontras angka itu jelas. Dari tiga gol di 2024, skuad 2026 mampu menghasilkan lima gol dari lima pemain berbeda dalam satu pertandingan. Daya gedor naik signifikan.
Status juara bertahan yang dipertahankan mengunci rekor baru. Tidak ada tim lain yang sempat meraih back-to-back di Piala AFF Wanita. Indonesia berdiri sendiri di puncak sejarah turnamen ini.
Tiket AFF Women’s Championship 2027 Juga Terbuka
Selain trofi, kemenangan membuka tiket otomatis ke AFF Women’s Championship 2027. Indonesia lolos bersama runner-up Laos dan peringkat tiga Singapura.
Tiga tim itu mendapat tempat tanpa perlu kualifikasi tambahan. Status juara memberi Indonesia posisi unggulan di edisi berikutnya. Laos dan Singapura ikut membawa pengalaman final dan semifinal.
Peluang ini penting bagi pengembangan. Skuad muda dan veteran punya target jelas dua tahun ke depan. Turnamen besar berikutnya jadi ladang pembuktian lanjutan.
Apa Arti Back-to-Back Ini bagi Sepak Bola Putri RI
Gelar beruntun mengangkat citra sepak bola putri Indonesia di kawasan. Bukan hanya juara sekali, tapi mampu mempertahankan di edisi berikutnya dengan cara lebih meyakinkan.
Kedalaman skuad jadi poin utama. Lima pencetak gol berbeda di final membuktikan banyak pemain siap tampil. Rotasi tidak menurunkan kualitas serangan.
Optimaise News mencatat sebaran gol per babak juga penting. Unggul 1-0 di babak pertama, lalu meledak empat gol di babak kedua. Itu tanda stamina dan rencana pelatih yang matang.
Siapa juara AFF Cup Wanita 2026? Timnas putri Indonesia usai bantai Laos 5-0 di Stadion Kuala Lumpur pada 22 Juli 2026, menjadi juara back-to-back pertama.
Apakah Indonesia lolos ke AFF Women’s Championship 2027? Ya, bersama runner-up Laos dan peringkat tiga Singapura yang juga mendapat tiket otomatis.







