Di tengah bombardir dan konflik yang melibatkan enam negara, konglomerat Israel justru mencatat lonjakan kekayaan. Optimaise News menyoroti diversifikasi bisnis mereka dari armada kapal global serta properti Manhattan ke game mobile yang digemari pengguna Indonesia sebagai sumber pendapatan.
Inti artikel
- Di tengah bombardir dan konflik yang melibatkan enam negara, konglomerat Israel justru mencatat lonjakan kekayaan
- Forbes Real-Time Billionaires mencatat lebih dari 40 miliarder Israel dengan total harta puluhan miliar dolar AS per 11 Maret 2026
- Idan Ofer memimpin di angka US$34,9 miliar, naik lebih dari 50 persen berkat Eastern Pacific Shipping dan saham klub Eropa
Forbes Real-Time Billionaires mencatat lebih dari 40 miliarder Israel dengan total harta puluhan miliar dolar AS per 11 Maret 2026. Idan Ofer memimpin di angka US$34,9 miliar, naik lebih dari 50 persen berkat Eastern Pacific Shipping dan saham klub Eropa. Empat dinasti utama membentuk gambaran utuh yang dikelompokkan ke industri pelayaran-olahraga, properti-energi, game mobile, serta pertahanan-hotel.
| Nama | Kekayaan (US$ miliar) | Sektor Utama |
|---|---|---|
| Idan Ofer | 34,9 | Pelayaran, klub bola |
| Eyal Ofer | 33,1 | Properti, energi, ventura |
| Igor & Dmitri Bukhman | 13,5 masing-masing | Game mobile Playrix |
| Keluarga Federmann | via holding Elbit-Dan | Pertahanan, hotel |
Lonjakan Harta Idan Ofer lewat Armada Kapal dan Saham Klub Eropa
Idan Ofer menjadi orang terkaya Israel dengan harta US$34,9 miliar per 11 Maret 2026. Kenaikan lebih dari 50 persen itu ditopang Eastern Pacific Shipping yang mengoperasikan lebih dari 210 kapal bulk, kontainer, dan tanker minyak.
Ia menguasai 51 persen Israel Corp. Saham Atletico de Madrid mencapai 32 persen. Di Portugal ia pegang 85 persen FC Famalicao. Kombinasi armada global dan sepak bola Eropa memperkuat fondasi hartanya.
Diversifikasi ini membuat Idan tak bergantung satu sektor saja. Kapal-kapal miliknya tetap beroperasi di rute internasional meski kondisi geopolitik memanas.
Eyal Ofer: Jaringan 120 Properti Global plus Dana Ventura Energi
Eyal Ofer menyusul di posisi kedua dengan US$33,1 miliar. Sebagai bos Ofer Global ia memiliki lebih dari 120 properti di seluruh dunia, termasuk 15 Central Park West di Manhattan yang ikonik.
Ia juga mengendalikan O.G. Venture Partners dan O.G. Energy. Dana ventura itu menyasar energi baru dan teknologi. Jaringan properti plus investasi energi memberi stabilitas di tengah fluktuasi pasar global.
Kedua saudara Ofer mewarisi tradisi pelayaran tapi memilih jalur berbeda. Eyal lebih fokus real estate dan modal ventura.
Saudara Bukhman dan Playrix: Homescapes hingga Township Raup Miliaran
Igor dan Dmitri Bukhman masing-masing mencatat US$13,5 miliar dari Playrix. Perusahaan game itu meraih revenue tahunan lebih dari US$2,5 miliar lewat Homescapes, Fishdom, dan Township yang laris di pasar Indonesia.
Playrix memindahkan kantor dari Rusia ke Israel pada 2022 dan membawa 1.500 karyawan. Mereka juga mengakuisisi saham pengembang video serta game jejaring sosial Nenxters Global. Langkah ini memperluas portofolio digital.
Game-game tersebut menjadi mesin uang orang terkaya Israel yang langsung menyentuh pemain di RI. Township dan Homescapes sering menduduki peringkat atas di toko aplikasi lokal. Optimaise News mencatat popularitas ini sebagai jembatan nyata antara dinasti Israel dan pasar digital Asia Tenggara.
Keluarga Federmann di Elbit Systems Pertahanan serta Jaringan Hotel
Keluarga Federmann menguasai 27 persen holding Elbit Systems. Perusahaan pertahanan itu membukukan penjualan US$5,5 miliar pada 2022. Mereka juga memegang 44 persen Dan Hotels yang mengelola jaringan hotel premium.
Kombinasi kontrak militer dan properti pariwisata memberi arus kas ganda. Elbit memasok sistem senjata canggih sementara Dan Hotels menarik wisatawan internasional.
Model ini menunjukkan resiliensi bisnis keluarga Israel. Sektor pertahanan tetap kuat di tengah ketegangan regional.
Warisan Raja Pelayaran Sammy Ofer yang Membagi Dinasti Saudara
Semua kisah bermula dari Sammy Ofer, raja pelayaran Israel yang mewariskan armada besar kepada dua putranya. Idan dan Eyal membagi dinasti itu menjadi cabang pelayaran-olahraga serta properti-energi.
Pembagian warisan menciptakan dua raksasa terpisah yang tetap saling melengkapi di Forbes. Lebih dari 40 miliarder Israel kini muncul dari real estate, teknologi, game online, pelayaran, dan energi.
Sintesis empat sosok ini memperlihatkan pola jelas. Pelayaran dan klub bola di tangan Idan, properti Manhattan plus ventura di tangan Eyal, game mobile di tangan saudara Bukhman, serta pertahanan-hotel di tangan Federmann. Orang Terkaya Israel Ternyata Punya Mesin Uang di RI lewat Playrix Homescapes-Fishdom-Township yang digemari jutaan pemain lokal.







