Huawei akan bocorkan laptop baru bernama MateBook Pro S pada 3 Agustus 2026. Perangkat ini menjanjikan keseimbangan antara performa premium dan portabilitas tinggi yang cocok untuk berbagai kebutuhan pengguna di Indonesia.
Inti artikel
- Huawei akan bocorkan laptop baru bernama MateBook Pro S pada 3 Agustus 2026
- Bobot MateBook Pro S hanya 798 gram membuatnya terasa nyaman dibawa kapan saja
- Ini jauh lebih ringan dibandingkan MacBook Air M5 yang memiliki bobot 1.230 gram sehingga hasilnya 35 persen lebih ringan
Bobot MateBook Pro S hanya 798 gram membuatnya terasa nyaman dibawa kapan saja. Ini jauh lebih ringan dibandingkan MacBook Air M5 yang memiliki bobot 1.230 gram sehingga hasilnya 35 persen lebih ringan.
Perbandingan Bobot dan Ketebalan yang Unggul
Desain MateBook Pro S semakin menonjol saat dibandingkan dengan MacBook Air M5. Ketebalan hanya 11,2 milimeter sementara kompetitornya 11,3 milimeter sehingga MateBook Pro S terasa lebih tipis dan nyaman di genggaman.
Perbedaan bobot yang signifikan ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang sering berpindah tempat. Laptop Huawei ini dirancang agar lebih mudah dipindahkan tanpa mengorbankan kenyamanan.
Materi Bangunan yang Menggunakan Magnesium Litium

Huawei diduga mengandalkan material magnesium-litium untuk membangun bodi laptop ini. Pendekatan ini membantu mencapai bobot ringan sambil menjaga kekuatan keseluruhan perangkat.
Material tersebut memungkinkan MateBook Pro S tetap solid meski ukurannya kecil. Pengguna bisa merasakan kualitas bodi yang ringan sekaligus tahan lama dalam penggunaan sehari-hari.
Pilihan Warna yang Beragam untuk Selera
MateBook Pro S menawarkan lima warna berbeda yakni Midsummer Purple Dawn Yellow Smoke Gray Velvet White dan Feather Black. Setiap pilihan memberikan kesan unik sesuai gaya pemiliknya.
Warna-warna tersebut dipilih agar produk ini menarik bagi berbagai kalangan. Dari pengguna pekerja kantoran hingga pelajar yang menyukai variasi warna modern.
Teknologi Baterai Ultrabook Pertama dengan Anoda Silikon
Huawei mengklaim MateBook Pro S sebagai baterai ultrabook pertama yang memakai anoda silikon dengan peningkatan 10 persen. Teknologi ini diklaim memberikan kepadatan energi lebih tinggi dan bobot yang lebih ringan dibandingkan sel konvensional dengan kapasitas sama.
Baterai yang kuat ini memungkinkan penggunaan laptop lebih lama tanpa perlu mengisi daya sesering sebelumnya. Cocok untuk aktivitas yang butuh daya tahan lebih lama seperti presentasi atau kerja lapangan.
Masa Depan Laptop Ringan untuk Pengguna Indonesia
Perilisan MateBook Pro S menunjukkan tren desain laptop yang semakin fokus pada ringan dan praktis. Huawei terus mendorong inovasi agar perangkat bisa mendukung gaya hidup masyarakat yang dinamis.
Di era digital saat ini di mana banyak UMKM mengandalkan laptop untuk operasional, pilihan ringan seperti ini menjadi nilai tambah. Pengguna bisa lebih leluasa saat membawa alat kerja ke mana saja.
Potensi di Pasar Laptop Indonesia
Perbandingan dengan MacBook Air M5 juga memberikan gambaran betapa besarnya lompatan yang dilakukan Huawei. Laptop Huawei ini bisa jadi alternatif menarik bagi mereka yang mencari bobot lebih rendah tanpa mengubah banyak dari pengalaman penggunaan MacBook.
Dengan profil yang tipis dan ringan ditambah pilihan warna yang menarik serta baterai canggih, MateBook Pro S berpeluang mendapatkan perhatian serius dari pasar lokal. Inovasi Huawei ini bisa membuka peluang baru di segmen laptop yang mengutamakan kenyamanan portabilitas.






