Jakarta, Optimaise News – Harga emas di pasar global mencapai US$4.400 per ons troi pada perdagangan Selasa. Level tersebut menandai kenaikan 0,24 persen ke US$4.400,71 per ons troi saat berita ini disusun, didorong pelemahan data ketenagakerjaan Amerika Serikat.
Inti artikel
- Harga emas di pasar global mencapai US$4.400 per ons troi pada perdagangan Selasa
- Data payrolls AS mencatat penurunan 20.000 lapangan kerja plus revisi yang menghapus lebih dari 100.000 posisi sebelumnya
- Pencapaian US$4.400 terjadi di tengah volume perdagangan reguler Asia dan Eropa
Data payrolls AS mencatat penurunan 20.000 lapangan kerja plus revisi yang menghapus lebih dari 100.000 posisi sebelumnya. Kondisi ini memperkuat spekulasi kebijakan moneter The Fed yang lebih longgar, sementara ramalan harga emas batangan Antam di tanah air juga ikut dibahas pelaku pasar lokal.
Harga Emas Global dan Reaksi Analis Forex
Pencapaian US$4.400 terjadi di tengah volume perdagangan reguler Asia dan Eropa. Analis Forex.com Fawad Razaqzada menilai lonjakan tersebut hanya tajam di dalam fase konsolidasi yang lebih lebar, bukan tanda awal tren bullish yang solid.
Razaqzada tetap waspada. Ia menyebut fase sideways di sekitar US$4.000 sebelumnya membuatnya meragukan kelangsungan reli. Ia melihat kemungkinan koreksi jika data ekonomi berikutnya tidak mendukung narasi pelonggaran moneter.
Bagi pembaca UMKM di Indonesia, pergerakan dolar dan imbal hasil obligasi AS tetap menjadi acuan utama. Saat ekspektasi The Fed longgar menguat, minat terhadap aset safe haven biasanya naik, meski volatilitas tetap tinggi.
Data Payroll dan Dampaknya ke Kebijakan The Fed
Pelemahan payrolls langsung memicu revisi outlook pasar. Investor kini menimbang kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih cepat jika angka ketenagakerjaan terus melambat. Hal ini memberi ruang bagi harga emas untuk bertahan di zona tinggi.
Namun pelaku pasar juga menunggu rilis CPI Juli AS pada Rabu 12 Agustus 2026. Estimasi bulanan sebesar 0,1 persen dan inflasi tahunan diperkirakan 3,4 persen. Komponen inti diprediksi naik 0,2 persen bulanan serta 2,5 persen secara tahunan.
Jika realisasi CPI lebih lembut, ekspektasi moneter longgar bisa semakin kencang. Sebaliknya angka lebih panas berpotensi menahan laju kenaikan harga emas global. Optimaise News mencatat bahwa kombinasi data ketenagakerjaan dan inflasi ini menjadi penentu arah jangka pendek.
| Indikator | Nilai/Estimasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Harga emas spot | US$4.400,71/ons troi | Naik 0,24% Selasa |
| Payrolls AS | -20.000 + revisi >100.000 | Pelemahan ketenagakerjaan |
| CPI bulanan Juli | +0,1% | Rilis 12 Agustus 2026 |
| CPI tahunan Juli | 3,4% | Prediksi pasar |
| CPI inti bulanan | +0,2% | Estimasi |
| CPI inti tahunan | 2,5% | Estimasi |
| Prediksi Antam | Rp2.670.000, Rp2.710.000/gram | Ibrahim Assuaibi |
Prediksi Emas Antam untuk Pasar Domestik
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas batangan Antam bergerak di kisaran Rp2.670.000 sampai Rp2.710.000 per gram. Rentang ini menjadi acuan praktis bagi pengusaha UMKM yang mengelola stok atau merencanakan pembelian.
Bagi pedagang perhiasan dan penukar emas, angka tersebut membantu mengatur margin dan stok harian. Kenaikan global ke US$4.400 tidak otomatis menerjemahkan lonjakan serupa di Antam karena kurs rupiah dan premi lokal turut berperan.
UMKM yang membeli secara periodik disarankan memecah pembelian. Strategi rata-rata harga bisa mengurangi risiko saat harga spot berfluktuasi tajam dalam fase konsolidasi yang disebut analis.







