Fortuna Sittard berhasil menahan imbang juara bertahan PSV Eindhoven dengan skor 2-2 dalam laga pembuka Eredivisie 2026/2027 di Stadion Philips pada Minggu malam waktu Indonesia Barat. Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny menjadi pencetak gol pertama timnya pada menit ke-42, sementara Édouard Michut memastikan satu poin bagi Sittard di masa injury time. Kedua pemain Indonesia bermain penuh selama 90 menit.
Inti artikel
- Kedua pemain Indonesia bermain penuh selama 90 menit
- PSV Eindhoven memasuki musim dengan status juara bertahan, namun Fortuna langsung mengejutkan di laga pertama
- Gol Ole Romeny tercipta usai Ryan Flamingo mengalami blunder di pertahanan PSV pada menit ke-42
Kronologi empat gol yang membuat pelangan kembali
PSV Eindhoven memasuki musim dengan status juara bertahan, namun Fortuna langsung mengejutkan di laga pertama. Gol Ole Romeny tercipta usai Ryan Flamingo mengalami blunder di pertahanan PSV pada menit ke-42. Pemain berdarah Indonesia di PSV, Ryan Flamingo, kemudian menyamakan kedudukan menit ke-55 lewat sundulan, diikuti Noah Fernandez yang menyegel 2-1 pada menit ke-74.
Bola sempat berubah arah di gawang PSV sebelum menjadi 2-2 pada menit ke-90+2. Édouard Michut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang melenceng sedikit dari kepala Ivan Perisic sebelum masuk sudut atas. Skor imbangan ini membuat Fortuna mengakhiri pekan pembuka dengan satu poin berharga di markas lawan berat.
Rating Ole Romeny yang tertinggi dan performa serupa Justin Hubner
Ole Romeny mencatat rating tertinggi di Fortuna berkat golnya dan beberapa aksi bertahan. Ia melakukan tiga percobaan tembakan dengan dua arah gawang, satu umpan kunci, serta dua sapuan pertahanan meski hanya 23 sentuhan bola. Catatan dribble sukses terbanyak adalah tiga kali menurut catatan Fotmob, sementara Whoscored memberi nilai 7,9 sebagai man of the match.
Justin Hubner di lini belakang juga tampil penuh selama 90 menit dengan peran stabil di balikpertahanan tim. Meski penguasaan bola PSV mencapai 80 persen di babak pertama, Fortuna cukup rapat dan memanfaatkan peluang balik. Pemain Timnas Indonesia ini turut berkontribusi dalam mempertahankan satu poin penting.
Risiko pelatih Peter Bosz rotasi lima pemain usai kekalahan Johan Cruyff Shield
Pelatih PSV Peter Bosz turunkan Van Bommel, Ricardo Pepi, Ivan Perisic, dan Paul Wanner serta beberapa pemain baru setelah tim kehilangan 0-4 dari AZ di Johan Cruyff Shield. Susunan awal PSV terdiri dari Matej Kovar di gawang, Mauro Júnior, Armando Obispo, Ryan Flamingo, Noah Fernandez, Paul Wanner, Sven Mijnans, dan Ivan Perisic di depan bersama Ruben van Bommel dan Ricardo Pepi.
Formasi Fortuna Sittard menerapkan 3-4-2-1 dengan Mattijs Branderhorst di gawang, Justin Hubner, Sven van Ottele, dan Luiz Pinto, didukung Jorn Dahlhaus di jantung lini tengah serta Mohamed Ihattaren dan Ole Romeny di serangan lewat Lequincio Zeefuik. Bosz menjelaskan keputusan rotasi ini sebagai cara aman mengatur durasi bermain pemain tanpa mengirim sinyal negatif, mengingat anak-anaknya sudah siap berjuang di depan penggemar.
Satu poin penting bagi percaya diri kedua tim
Dari sumber yang dihimpun Optimaise News, hasil imbangan ini membuktikan bahwa Fortuna Sittard layak diperhitungkan di awal musim meski menghadapi juara bertahan. PSV masih mengklaim kekuatan namun rotasi yang dilakukan Bosz bisa jadi tantangan jangka panjang. Laga seru ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua pihak yang kini memasuki pekan kedua Eredivisie.
Optimaise News mencatat Ole Romeny kini menjadi andalan serangan Fortuna. Pemain berusia 26 tahun ini bergabung pertengahan Juli 2026 dengan status pinjaman dari Oxford United. Performa debutnya dan dukungan penuh dari Justin Hubner menjadi nilai tambah tim yang ingin meraih hasil positif di kompetisi Belanda.







