Juara bertahan PSV Eindhoven hanya membawa satu poin dari laga kandang pembuka Eredivisie 2026/2027 setelah diimbangi Fortuna Sittard 2-2 di Philips Stadium, Minggu (9/8/2026) dini hari WIB. Dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Justin Hubner, bermain penuh 90 menit dan menjadi tulang punggung tim tamu yang berhasil menahan skuad andalan tuan rumah.
Inti artikel
- Romeny membuka skor di debut resmi pinjamannya dari Oxford United, sementara Hubner mengunci lini belakang
- Dalam rangkuman Optimaise News, drama puncak datang lewat gol Edouard Michut di menit ke-92 yang menyamakan skor usai PSV sempat unggul
- Laga psv vs fortuna sittard langsung berbalik arah di menit ke-10
Romeny membuka skor di debut resmi pinjamannya dari Oxford United, sementara Hubner mengunci lini belakang. Dalam rangkuman Optimaise News, drama puncak datang lewat gol Edouard Michut di menit ke-92 yang menyamakan skor usai PSV sempat unggul.
Awal mengejutkan Fortuna lewat blunder bek PSV
Laga psv vs fortuna sittard langsung berbalik arah di menit ke-10. Tendangan gawang Fortuna mengarah ke kotak penalti PSV. Ryan Flamingo sempat menguasai bola, lalu salah menendang backpass. Romeny merebut bola dan melepaskan tembakan ke gawang Matej Kovar.
Gol debut itu membuat Fortuna unggul 1-0 hingga jeda. Skuad PSV yang diturunkan utuh sempat kebingungan, meski penguasaan bola jauh lebih dominan. Romeny langsung menjadi ancaman di depan, sementara formasi Fortuna tetap padat di tengah.
Balasan tuan rumah dan siksaan injury time

Babak kedua berubah total. Pada menit ke-55 Flamingo menebus blunder lewat sundulan tiang jauh dari umpan sudut Ivan Perisic. Skor jadi 1-1. Menit ke-79 Noah Fernandez menyelesaikan serangan balik dengan cungkilan yang melewati kiper Mattijs Branderhorst, PSV unggul 2-1.
Kemenangan tiga poin sudah di depan mata tuan rumah. Namun di masa cidera, Michut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti menit ke-92. Bola masuk ke pojok gawang dan skor tertutup 2-2. Poin berbagi itu menjadi hasil pedas bagi PSV di pekan pertama.
Peran penuh duo Indonesia di formasi pertahanan

Romeny dan Hubner sama-sama menyelesaikan 90 menit. Romeny mencatatkan tiga tembakan (dua tepat sasaran), tujuh sentuhan di kotak penalti, dan rating Flashscore 8,2. Hubner tampil starter sebagai bek tengah, mencatat 15 umpan akurat (65 persen), satu intersepsi, 34 sentuhan, rating 5,9.
Data laga menunjukkan PSV menguasai bola 76 persen lawan 24 persen, dengan 21 tembakan (enam tepat sasaran) dibanding delapan tembakan Fortuna (lima tepat sasaran). Dominasi tuan rumah gagal diubah menjadi kemenangan karena keteguhan lini belakang Fortuna. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, Hubner juga sempat masuk radar Qarabag FK, klub Azerbaijan langganan Liga Champions, meski kontrak Fortuna masih sampai 2028 dan nilai pasar sekitar satu juta euro.
Susunan lengkap dan catatan laga pembuka
PSV memakai formasi 4-2-3-1 dengan Matej Kovar; M. Junior, Ryan Flamingo, A. Obispo, N. Fernandez; P. Wanner, Sven Mijnans; I. Perisic, G. Til, Ruben van Bommel; R. Pepi. Fortuna Sittard beroperasi 3-4-2-1: Mattijs Branderhorst; Justin Hubner, S. van Ottele, L. Pinto; J. Dahlhaus, P. Brittijn, Y. Oukili, S. Wylin; Mohammed Ihattaren, Ole Romeny; Lequincio Zeefuik.
Hasil imbang ini menandai debut Romeny yang kuat sekaligus penampilan penuh Hubner di liga. Pekan-pekan berikutnya, termasuk ajax vs fortuna sittard dan feyenoord vs fortuna sittard, akan menguji daya tahan skuad yang sudah membuktikan bisa mencuri poin dari juara bertahan.







