Malang, Optimaise News – Menjelang perayaan HUT RI di Agustus, deretan sound horeg diperkirakan kembali ramai di Malang Raya dan kota sekitar. Bagi warga yang sensitif suara serta keluarga dengan anak kecil, dentuman 100 hingga 135 desibel bukan sekadar hiburan. Paparan itu bisa membuat percakapan mustahil dan berisiko bagi pendengaran si kecil.
Inti artikel
- Menjelang perayaan HUT RI di Agustus, deretan sound horeg diperkirakan kembali ramai di Malang Raya dan kota sekitar
- Bagi warga yang sensitif suara serta keluarga dengan anak kecil, dentuman 100 hingga 135 desibel bukan sekadar hiburan
- Paparan itu bisa membuat percakapan mustahil dan berisiko bagi pendengaran si kecil
Andi Surya, programmer 24 tahun asal Malang, merilis ews.soundhoreg.id pada 11 Juli 2026 sebagai sistem peringatan dini. Situs itu memetakan tiga zona dampak desibel agar orang bisa mengantisipasi sebelum acara dimulai, bukan hanya memberi tahu lokasi speker.
Andi Surya Programmer Malang dan Motif Bangun ews.soundhoreg.id
Andi Surya tinggal di kawasan Sukun, Kota Malang. Ia sering merasa diganggu dentuman sound horeg yang datang tiba-tiba di malam hari. Rasa tidak nyaman itu mendorongnya merancang situs berbasis peta digital.
Motifnya praktis: memberi peringatan dini bagi warga yang tidak suka agar punya waktu bersiap atau menjauh. Sehari setelah peluncuran, respons publik langsung tinggi. Banyak warga mengakses situs untuk melihat agenda di sekitar rumah mereka.
Tiga Zona Desibel Sound Horeg: 55 dB Samara, 65 dB Getar Jendela, 75 dB Sulit Bicara
Estimasi kebisingan acara sound horeg berkisar 100 sampai 135 desibel. Situs membagi radius dampak menjadi tiga zona jelas. Di sekitar 55 desibel suara masih terdengar samar dari kejauhan.
Melewati 65 desibel, jendela rumah mulai bergetar. Di atas 75 desibel percakapan biasa menjadi sulit didengar. Tiga ambang ini memberi gambaran konkret bagi keluarga yang punya anak. Paparan tinggi di dekat panggung berpotensi berbahaya bagi pendengaran si kecil.
Fitur ews.soundhoreg.id: Daftar Acara, Radius Dampak, dan Cek Posisi Pengguna

Situs menampilkan daftar acara yang akan datang maupun yang sudah berakhir. Estimasi radius dampak digambar di peta digital. Fitur cek posisi pengguna langsung memberitahu apakah rumah atau lokasi kamu masuk zona bising.
Data agenda dikumpulkan dari unggahan media sosial lalu dimasukkan ke database. Setelah itu sistem memetakan otomatis. Pengguna cukup mencari dampak ke posisi sendiri dengan memasukkan lokasi.
Mengapa Sound Horeg Mahal hingga Puluhan Juta, Populer, tapi Mengganggu
Sound horeg terdiri dari deretan speker besar di atas truk dilengkapi lampu sorot. Volumenya sangat tinggi sehingga bisa terdengar hingga ratusan meter. Biaya sewa satu set bisa mencapai puluhan juta rupiah yang digalang lewat iuran warga setempat.
Meski mahal, format ini tetap populer sebagai hiburan rakyat. Acara biasanya memuncak di Agustus saat peringatan HUT RI dan berlanjut satu-dua bulan sesudahnya. Di sisi lain, kebisingannya memicu pro-kontra karena mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.
Langkah Praktis di ews.soundhoreg.id Jelang Gelombang Acara Agustus
Buka ews.soundhoreg.id di ponsel atau komputer. Baca daftar event yang dijadwalkan sepanjang Agustus dan bulan-bulan berikutnya. Perhatikan radius serta warna zona desibel di peta.
Jika posisi rumah masuk zona di atas 75 desibel, tutup jendela rapat atau pindah sementara ke tempat lebih jauh. Bagi yang punya anak, gunakan info zona sebagai acuan agar si kecil tidak terlalu dekat dengan sumber suara. Langkah sederhana ini memberi kendali lebih menjelang gelombang sound horeg HUT RI.




