Pontianak, Optimaise News – Everton menghadapi Newcastle United dalam laga pramusim padu 12 Agustus 2026 pukul 23.15 WIB di Scottish Gas Murrayfield, Edinburgh. Sementara itu David Moyes memimpin skuad baru yang sedang menyempurnakan formasi rapat untuk menyambut Premier League.
Inti artikel
- Everton menghadapi Newcastle United dalam laga pramusim padu 12 Agustus 2026 pukul 23.15 WIB di Scottish Gas Murrayfield, Edinburgh
- Sementara itu David Moyes memimpin skuad baru yang sedang menyempurnakan formasi rapat untuk menyambut Premier League
- Dia langsung menegaskan timnya tidak boleh terlalu banyak reaksi pada masalah dan harus segera fokus pada pekerjaan yang bisa dikendalikan
Identitas Agresif Jaissle Diuji di Tanah Skotlandia
Matthias Jaissle baru saja berhasil mengarahkan Newcastle United ke kemenangan kedua beruntun dengan mengalahkan Valencia 2-1 di Mestalla akhir pekan lalu. Dia langsung menegaskan timnya tidak boleh terlalu banyak reaksi pada masalah dan harus segera fokus pada pekerjaan yang bisa dikendalikan.
Jaissle menggambarkan gaya yang ingin dibangun adalah permainan agresif, intens, berorientasi menyerang dan selalu mengejar hasil. “Kami ingin berkembang dan membaik dalam waktu yang singkat, serta menggunakan setiap menit setiap hari,” ujarnya dalam konferensi pers pertama di St James’ Park. “Berani mengambil inisiatif, intens, agresif, dan tentu saja sukses.”
Proses ini membutuhkan waktu karena Newcastle masih dalam fase transisi besar setelah kepergian Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, dan Anthony Gordon, tetapi Jaissle memilih melihat perubahan sebagai tantangan sekaligus kesempatan. Optimaise News mencatat bahwa gaya pressing tinggi yang diusungnya akan langsung diuji di pertandingan ini.
Modal Valencia vs Luka Stuttgart: Siapa Lebih Siap
Newcastle membawa modal kemenangan penting dari pertandingan pertama di bawah Jaissle. Tim Magpies mengalahkan Bayer Leverkusen dan Strasbourg sambil menggunakan kemenangan 2-1 atas Valencia untuk menunjukkan bahwa mereka sudah mampu bangkit meski masih adaptasi.
Everton datang dengan hasil yang campur aduk setelah lima laga pramusim. Mereka menang 4-0 vs Dundee, imbang 0-0 Bolton, menang 1-0 Stoke, kalah 1-2 dari Hamburg, lalu menyerah 1-3 melawan Stuttgart. Secara keseluruhan Everton mencetak delapan gol dan kebobolan empat gol, menunjukkan potensi tapi masih ada celah di pertahanan.
Perbandingan ini sangat menarik karena Newcastle punya kecepatan individu yang lebih tinggi sementara Everton lebih unggul di organisasi dan konsistensi taktik di bawah Moyes.
Benturan Lini: Wissa-Branthwaite dan Ancaman Sayap
Yoane Wissa sedang dalam performa terbaiknya setelah mencetak dua gol untuk Newcastle di kemenangan 2-1 melawan Valencia. Anthony Elanga juga kembali setelah cedera ringan, sementara Will Osula dan Harvey Barnes memberikan alternatif serangan yang lebih banyak.
Di pihak Everton, Jarrad Branthwaite menjadi ancaman utama di lini belakang meski baru pulih dari cedera. Vitalii Mykolenko dan Jake O’Brien akan berusaha memperkuat pertahanan di depan Michael Keane. Benturan jarak pendek antara serang merah Newcastle yang cepat dengan pertahanan Toffees yang kuat di area penalti bisa menjadi titik krusial.
Prediksi Skor Seimbang dan Rotasi Pemain
Optimaise News merangkum bahwa kedua tim diprediksi akan bermain ketat dengan banyak rotasi di babak kedua karena status laga yang ramah. Prediksi akhir yang paling masuk akal adalah imbang 1-1, mengingat performa pramusim kedua tim yang masih belum stabil dan peluang berkembang terbuka karena pertandingan persahabatan.
Everton kemungkinan besar akan menjaga formasi rapat, bertahan di tengah, dan mencari momen untuk memanfaatkan peluang balik. Sementara itu Newcastle akan menekan lebih awal dengan tempo tinggi yang diusung Jaissle. Keduanya tetap memiliki keunggulan head-to-head karena Everton pernah menang 3-2 di St James’ Park pada Februari lalu.
Bagaimana pun hasilnya, kedua pelatih akan mencoba menguji kombinasi baru sebelum bergabung dengan persiapan Premier League 2026/2027. Jaissle khususnya harus segera membangun identitas timnya dalam 90 menit ini agar tidak terulang kesulitan di lapangan Manchester City atau di tempat lain.







