Spanyol merebut Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di New York New Jersey Stadium. Ferran Torres menjebol gawang di awal babak kedua perpanjangan waktu setelah Enzo Fernandez diganjar kartu merah lewat dua kuning.
Dari pahlawan babak gugur jadi biang kerok final, gelandang Chelsea itu meruntuhkan pertahanan gelar La Albiceleste. Sebelumnya Enzo Fernandez Cetak Gol ke-3.000 dalam Sejarah Piala Dunia yang bantu Enzo Fernandez Loloskan Argentina dengan Gol ke-3000 lawan Mesir. Kini satu tekel merusak segalanya.
Urutan Kartu yang Membuat Argentina Main Sepuluh Orang
Kartu kuning pertama Enzo Fernandez datang di menit 82. Ia kena sanksi karena protes keras kepada wasit di tengah tekanan Spanyol.
Menjelang akhir babak kedua, tekel kasarnya ke Pau Cubarsi membuahkan kuning kedua. Wasit tak ragu mengeluarkan kartu merah. Argentina dipaksa main sepuluh orang memasuki perpanjangan waktu.
Keputusan itu mengubah wajah laga total. Spanyol langsung naikkan tempo serangan dan manfaatkan keunggulan jumlah pemain di lapangan.
Angka Sofascore yang Mengungkap Malam Buruk Gelandang Chelsea

Data Sofascore membeberkan malam buruk Enzo Fernandez. Ia hanya mencatat 0 tembakan, 0 umpan silang, dan 3 pelanggaran sepanjang pertandingan.
Kontribusi ofensifnya benar-benar nol. Gelandang inti Argentina gagal memberi ancaman berarti ke gawang lawan meski bermain hampir penuh sebelum diusir.
Angka itu kontras tajam dengan peran heroiknya di babak 16 besar. Argentina bahkan gagal mencatatkan tembakan sama sekali sepanjang 2×45 menit normal, menandakan hilangnya ketajaman lini tengah.
Shearer Sebut Keputusan Enzo ‘Gila’ di Panggung Terbesar

Legenda Inggris Alan Shearer tak tinggal diam melihat momen itu. Ia menyebut keputusan Enzo Fernandez sebagai tindakan gila di panggung terbesar dunia.
Shearer menekankan Enzo sudah sadar baru saja kena kuning karena protes. Meski begitu, ia tetap melakukan tekel nekat yang berujung merah.
Kritik tajam itu menyoroti hilangnya ketenangan di momen penentu. Bagi banyak pengamat, tekel tersebut langsung menentukan nasib gelar juara bertahan Argentina.
Enzo Masuk Klub Eksklusif Enam Pemain Diusir di Final Dunia
Enzo Fernandez resmi masuk daftar eksklusif sejarah. Ia menjadi pemain keenam yang diusir wasit di final Piala Dunia sepanjang masa.
Nama-nama pendahulunya adalah Monzon, Dezotti, Desailly, Zidane, dan Heitinga. Klub ini selalu meninggalkan kontroversi di laga penentu juara dunia.
Kehadiran Enzo di daftar itu menambah catatan kelam kariernya. Dari pencetak gol bersejarah, ia berubah jadi bagian sejarah negatif final.
La Albiceleste Tanpa Tembakan, Spanyol Ambil Trofi Lewat Torres
Argentina gagal mencatatkan tembakan sepanjang dua babak normal. Dominasi Spanyol terasa nyata di New York New Jersey Stadium sejak babak kedua.
Ferran Torres memanfaatkan keunggulan sepuluh lawan sepuluh. Ia menjebol gawang di awal babak kedua perpanjangan waktu dengan resolusi tajam.
Gol itu cukup membawa Spanyol meraih trofi dunia. La Albiceleste yang tanpa Enzo Fernandez tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.
FAQ Seputar Kartu Merah Enzo di Final Piala Dunia 2026
Mengapa Enzo Fernandez diganjar kartu merah di final?
Ia menerima dua kartu kuning. Pertama di menit 82 karena protes wasit, kedua dari tekel keras ke Pau Cubarsi menjelang akhir babak kedua.
Siapa yang mencetak gol kemenangan Spanyol?
Ferran Torres mencetak gol di awal babak kedua perpanjangan waktu. Skor akhir tetap 1-0 hingga akhir laga.
Bagaimana statistik Enzo Fernandez menurut Sofascore?
Enzo mencatat 0 tembakan, 0 umpan silang, dan 3 pelanggaran. Performa ofensifnya nol total di malam final.
Apakah Enzo pemain keenam yang diusir di final Piala Dunia?
Ya, setelah Monzon, Dezotti, Desailly, Zidane, dan Heitinga. Optimaise News mencatat momen ini sebagai bagian sejarah kontroversial final dunia.







