Dusan Vlahovic masih berstatus free agent tanpa klub baru. Petualangannya di Juventus berakhir setelah kontrak habis 30 Juni 2026, namun tuntutan komisi agen yang tinggi justru memblokir banyak minat di bursa transfer musim panas ini.
Inti artikel
- Dusan Vlahovic masih berstatus free agent tanpa klub baru
- Laporan La Stampa menyebut angka komisi yang diminta entourage striker Serbia itu membuat calon peminat, termasuk Al Ahli, mundur
- Sementara itu Besiktas tetap pantau dengan tawaran gaji konkret
Laporan La Stampa menyebut angka komisi yang diminta entourage striker Serbia itu membuat calon peminat, termasuk Al Ahli, mundur. Sementara itu Besiktas tetap pantau dengan tawaran gaji konkret. Optimaise News merangkum situasi terkini dari sejumlah sumber Italia dan Turki.
Status free agent setelah kontrak Juventus habis
Kontrak Dusan Vlahovic di Turin dibiarkan berakhir tanpa perpanjangan. Sejak 30 Juni 2026 ia resmi free transfer. Selama membela Juventus ia sempat dicatat membantu meraih Coppa Italia, meski musim terakhir diwarnai cedera paha yang membuatnya absen berbulan-bulan.
Di bursa ini status free agent biasanya mempermudah deal. Kenyataannya justru sebaliknya: syarat ekonomi dari pihak yang mewakili pemain membuat proses tersendat. Profilnya tetap menarik, tapi titik baliknya belum datang.
Angka komisi agen yang membuat calon peminat mundur
Menurut La Stampa, agen-agen Vlahovic meminta komisi sekitar 15 juta euro untuk menuntaskan satu operasi transfer. Angka itu sudah dianggap berat oleh beberapa klub yang sempat berminat.
Kasus Al Ahli lebih ekstrem. Klub Gulf itu dikabarkan menerima permintaan komisi agen hingga 25 juta euro, di luar paket gaji untuk sang penyerang. Gabungan keduanya membuat total biaya di luar gaji membengkak hingga level yang mendorong klub-klub mundur sejauh ini.
Syarat ekonomi inilah yang kini menjadi hambatan utama. Profil Vlahovic masih menarik perhatian, tetapi angka komisi membuat jalur yang sempat panas mendingin cepat.
Minat konkret Besiktas di tengah tuntutan tinggi
Di tengah situasi macet, Besiktas disebut satu-satunya klub dengan minat konkret dan kontak yang intens. Klub Istanbul menawarkan gaji sekitar 10 juta euro per musim, setara kisaran Rp190 miliar, plus bonus penandatanganan besar dan komisi untuk agen.
Manajemen Turki hampir setiap hari menghubungi sang striker untuk meyakinkan kepindahan ke Istanbul. Pelatih mereka, Vincenzo Italiano, adalah mantan pelatih Vlahovic di Fiorentina. Faktor itu sering disebut sebagai daya tarik tambahan.
Namun Besiktas juga memberi batasan waktu. Mereka menegaskan tidak akan menunggu respons melewati akhir pekan depan. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News dari laporan yang mengutip Calciomercato, Sportitalia, dan TRT Spor, Vlahovic mulai membuka diri dan siap negosiasi lebih serius.
Klub elite yang sempat dikaitkan kini dingin
Sebelumnya Vlahovic menunggu pinangan dari klub-klub papan atas: AC Milan, Napoli, Barcelona, Atletico Madrid, Arsenal, hingga Manchester United. Tawaran resmi dari nama-nama itu tidak kunjung datang.
Opsi kembali ke Juventus dengan gaji lebih rendah sekitar 12 juta euro per musim juga tertutup. Bianconeri sudah mengamankan Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic untuk lini depan. Vlahovic akhirnya menyadari peluang di klub elite Eropa jauh lebih tipis dari yang diharapkan.
Menunggu titik balik di bursa transfer
Sintesis angka menunjukkan gap yang besar. Komisi agen 15 hingga 25 juta euro plus tawaran gaji Besiktas 10 juta euro per musim menggambarkan total biaya yang membuat free agent top sekalipun bisa stuck. Klub-klub lain sudah mendinginkan jalur, sementara Besiktas masih pantau tanpa komitmen final yang diumumkan publik.
Vlahovic tetap menunggu titik balik. Profil fisik, kaki kiri, dan rekam jejak golnya di Serie A tetap jadi magnet, tetapi entourage-nya harus menyesuaikan tuntutan jika ingin deal cepat tertutup sebelum window lebih ramai.







