Dokter Magang Tewas Loncat Lantai 18

Jakarta, Optimaise News - Kesaksian petugas keamanan mengungkap detail suara jatuh keras dari lantai 18 sebelum menemukan jenazah dokter magang yang tersangkut di balkon. Kejadian tragis ini menewaskan SZM, seorang dokte

Author Image

Dyah

Dokter Magang Tewas Loncat Lantai 18

– Kesaksian petugas keamanan mengungkap detail suara jatuh keras dari lantai 18 sebelum menemukan jenazah dokter magang yang tersangkut di balkon. Kejadian tragis ini menewaskan SZM, seorang dokter magang berusia 25 tahun yang menjadi lulusan Universitas Hasanuddin angkatan 2019 dan sedang menjalani program PIDI di RS Sentra Medika Cisalak.

Inti artikel

  • Kronologi Kejadian di Tower Sakura Kalibata City
  • SZM tewas diduga melompat dari lantai 18 gedung Tower Sakura di Kalibata City, Jakarta Selatan pada Minggu, 26 Juli 2026
  • Korban yang sedang menjalani program PIDI sebagai dokter magang di RS Sentra Medika Cisalak ini tinggal bersama ibunya

Kronologi Kejadian di Tower Sakura Kalibata City

SZM tewas diduga melompat dari lantai 18 gedung Tower Sakura di Kalibata City, Jakarta Selatan pada Minggu, 26 Juli 2026. Korban yang sedang menjalani program PIDI sebagai dokter magang di RS Sentra Medika Cisalak ini tinggal bersama ibunya. Ibu korban pernah mengajak SZM ke mall, namun SZM menolak ajakan tersebut. Sebelum kejadian, SZM mengunci pintu unit apartemen dari dalam sebelum diduga melompat melalui jendela lantai 18. Suara benturan keras yang didengar petugas keamanan pukul 14.13 WIB menjadi petunjuk penting. Body korban kemudian tersangkut di balkon sebelum akhirnya jatuh dan mendarat di bawah.

Kesaksian Petugas Keamanan tentang Suara Benturan Keras

Petugas keamanan di Tower Sakura mendengar suara benda jatuh keras yang diduga berasal dari lantai 18. Mereka langsung bereaksi dan menuju lokasi kejadian. Saat tiba, petugas menemukan jenazah SZM yang tersangkut di balkon. Mereka kemudian melakukan evakuasi jenazah tersebut dengan teliti. Petugas keamanan yang mendengar suara keras tersebut langsung mengambil tindakan cepat untuk menyelidiki kemungkinan ada yang jatuh dari tinggi. Kesaksian ini membantu membangun kronologi awal penyelidikan polisi.

Kondisi Korban dan Keluarga yang Berduka

SZM dikenal sebagai dokter magang yang penuh dedikasi dan berbakat. Ibu korban mengalami syok berat akibat kejadian tragis ini. Belum ada komunikasi resmi antara keluarga dan pihak berwenang karena ibu masih dalam keadaan trauma. Ibu korban yang mengajak ke mall ditolak menjadi bagian dari kesaksian yang akan diambil oleh polisi. Kondisi syok ini membuat penyelidikan melibatkan orang tua korban dengan hati-hati. Keluarga berduka mendalam.

Penyelidikan Polisi yang Masih Berlanjut

Kapolsek Mansur memimpin pemeriksaan terhadap berbagai saksi, termasuk petugas keamanan di gedung apartemen. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap faktor lain di balik loncatan tersebut. Polisi belum melakukan komunikasi penuh dengan keluarga karena kondisi syok yang dialami ibu korban. Penyelidikan tidak hanya menyasar keamanan gedung saja, melainkan juga faktor lain seperti kemungkinan ada tekanan yang tidak diketahui dari program PIDI. Faktor lain yang mungkin menjadi pemicu kejadian ini sedang diselidiki secara mendalam oleh tim polisi.

Jenazah Korban Diberangkatkan ke Makassar

Jenazah SZM dievakuasi terlebih dahulu ke RS Polri Kramat Jati. Setelah proses evakuasi, jenazah tersebut diberangkatkan ke Makassar untuk dimakamkan sesuai keinginan keluarga. Proses pemakaman akan dilakukan dengan penuh penghormatan di daerah asal korban. Setelah dievakuasi ke RS Polri, jenazah korban dibawa ke Makassar untuk dimakamkan di daerah asal. Proses ini dilakukan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.