Usai resmi ditalak Angga Wijaya, Dewi Perssik blak-blakan soal ekonomi rumah tangganya dan membuka kondisi yang selama ini jarang dibahas di depan publik. Dalam ringkasan Optimaise News, pengakuan itu muncul setelah proses perceraian, bukan di tengah masa pernikahan yang masih utuh.
Ia menyinggung ada ucapan sang mantan suami yang tidak berkenan di hati, lalu menautkannya dengan penilaian bahwa peran suami tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Topik ini sempat ramai di kanal hiburan karena menyentuh isu nafkah, peran, dan citra rumah tangga selebritas.
Pengakuan yang baru dibuka setelah talak
Menurut pantauan Optimaise News, momen blak-blakan itu datang setelah status pernikahan dengan Angga Wijaya berakhir. Dewi baru mau menjelaskan kondisi ekonomi rumah tangga yang sebenarnya ketika ikatan formal sudah putus.
Sudut ini membedakan cerita dari sekadar gosip perceraian. Yang ditonjolkan adalah pengelolaan keuangan bersama dan beban peran di dalam rumah tangga artis dangdut tersebut.
Video dan liputan seputar Dewi Perssik blak-blakan soal ekonomi rumah tangganya kemudian beredar luas di media hiburan. Publik menyimak bukan hanya soal cerai, melainkan siapa yang selama ini menanggung beban finansial.
Ucapan Angga yang dinilai menyinggung

Dewi mengungkap ada satu ucapan Angga yang tidak berkenan di hatinya. Ucapan itu menjadi salah satu titik yang mendorongnya membuka persoalan rumah tangga lebih jujur.
Dalam alur yang dihimpun dari liputan hiburan, luka dari kata-kata itu tidak berdiri sendiri. Ia digandeng dengan penilaian bahwa suami tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya selama pernikahan.
Frasa soal ekonomi rumah tangga pun jadi sorotan karena menyentuh ranah privat yang biasanya ditutup rapat. Beberapa liputan lain di hasil pencarian menyinggung isu uang bulanan dan keluhan keuangan, sementara fokus di sini pada momen pasca-talak dan peran yang dinilai timpang.
Tugas suami yang dinilai tidak dijalankan
Dewi menilai Angga selama ini tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya di rumah tangga. Penilaian itu menjadi inti dari blak-blakan soal ekonomi dan pembagian peran.
Dalam berita foto yang menyertai isu yang sama, beredar narasi bahwa Angga disebut kerjanya hanya menemani di ranjang. Narasi itu memicu cibiran netizen terhadap potret dan pernyataan seputar pasangan tersebut.
Tanpa mengarang angka nafkah yang tidak tercantum di sumber primer, yang jelas dari rangkaian fakta adalah Dewi menempatkan persoalan peran dan kontribusi di pusat cerita. Ekonomi rumah tangga digambarkan tidak seimbang dari sisi tugas yang diharapkan dari suami.
Kenapa isu ini terus dibahas di ruang hiburan
Bagi pembaca hiburan Indonesia, pengakuan selebritas soal nafkah dan peran suami sering jadi cermin perdebatan yang lebih luas. Siapa yang mencari uang, siapa yang mengelola, dan apa yang dianggap “tugas” tetap sensitif meski status sudah cerai.
Kasus Dewi Perssik blak-blakan soal ekonomi rumah tangganya mengingatkan bahwa perceraian artis jarang berhenti di putusan formal. Sisa cerita soal uang, ucapan menyinggung, dan citra publik sering baru muncul setelah hubungan resmi berakhir.
Kuasa hukum di liputan terkait sempat menegaskan bahwa talak Angga bukan karena cemburu terhadap pihak lain, serta menyebut keputusan cerai sudah bulat. Konteks itu memperkuat bahwa pengakuan ekonomi rumah tangga berdiri di jalur terpisah dari spekulasi perselingkuhan semata.
Pada akhirnya, yang tertinggal dari rangkaian ini adalah keputusan Dewi membuka kondisi yang sebelumnya tertutup. Blak-blakan soal ekonomi rumah tangga dengan Angga Wijaya menjadi catatan hiburan tentang peran, luka ucapan, dan beban finansial yang baru dibicarakan setelah talak.





![[EXCLUSIVE INTERVIEW] Kenalan Lebih Dekat Sama Girl Group](https://news.optimaise.co.id/wp-content/uploads/2026/07/EXCLUSIVE-INTERVIEW-Kenalan-Lebih-cover-min1980.webp)
