Jakarta, Optimaise News – Kementerian Sosial menempatkan setiap rumah tangga ke dalam sepuluh kelompok kesejahteraan lewat DTSEN. Pengelompokan itu menimbang pekerjaan, jenjang sekolah, mutu rumah, daya listrik, dan aset yang dimiliki, sehingga desil 1 menandai sepersepuluh keluarga paling rentan dan desil 10 menandai sepersepuluh paling sejahtera.
Inti artikel
- Kementerian Sosial menempatkan setiap rumah tangga ke dalam sepuluh kelompok kesejahteraan lewat DTSEN
- Status itu dinamis karena Badan Pusat Statistik menghitung ulang secara berkala
- Desil membagi penduduk menjadi sepuluh lapisan setara
Status itu dinamis karena Badan Pusat Statistik menghitung ulang secara berkala. Warga yang ingin memastikan posisi mereka bisa menempuh cara cek desil resmi agar tidak kehilangan hak bantuan atau terkena pembatasan BBM subsidi.
Ini arti desil dalam pengelompokan kesejahteraan keluarga
Desil membagi penduduk menjadi sepuluh lapisan setara. Lapisan terbawah hingga keempat menjadi calon utama bantuan tunai bersyarat dan paket pangan. Lapisan kelima lebih diarahkan ke kepesertaan jaminan kesehatan yang iurannya ditanggung negara.
Rumah tangga yang sudah masuk lapisan 1 sampai 4 seharusnya memperoleh nomor identitas bantuan. Lapisan 5 tercatat sebagai peserta jaminan kesehatan subsidi. Perubahan data hanya sah jika penduduk menyampaikan kondisi terkini ke pemerintah desa atau kelurahan.
Karena perhitungan diulang, sebuah keluarga bisa naik atau turun kelompok tanpa pemberitahuan khusus. Optimaise News mencatat bahwa ketepatan laporan aset dan kondisi rumah menjadi kunci agar klasifikasi tidak menyesatkan.
Cara cek desil bansos pakai NIK di portal resmi

Situs cekbansos.kemensos.go.id menyediakan layanan mandiri. Pengguna memasukkan nomor induk kependudukan sesuai KTP, mengetik kode captcha, lalu menekan tombol pencarian. Hasilnya menampilkan kelompok kesejahteraan yang tercatat.
Jika tampilan tidak sesuai kenyataan, perbaikan dilakukan lewat perangkat desa atau aplikasi yang sama dengan membawa bukti kondisi rumah, pekerjaan, dan aset. Data yang sudah dikoreksi masuk pemantauan periodik agar DTSEN tetap akurat.
Layanan ini tidak membutuhkan biaya. Masyarakat hanya perlu memastikan NIK aktif dan koneksi internet stabil saat mengakses laman tersebut.
Desil 9 dan 10 jadi sasaran pembatasan Pertalite subsidi
Rapat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menempatkan dua lapisan teratas sebagai target pengurangan pembelian BBM bersubsidi. Langkah itu bertujuan menjaga kuota untuk kelompok yang lebih membutuhkan.
Keluarga di lapisan tinggi tetap sah membeli Pertalite nonsubsidi. Pemerintah menekankan bahwa pemisahan ini bersifat administratif dan mengikuti hasil pemutakhiran statistik, bukan penghakiman sosial.
Warga yang merasa salah kelompok diminta segera memperbaiki data sebelum aturan pembatasan berlaku penuh. Keterlambatan update berisiko membuat mereka kehilangan akses subsidi yang semestinya atau sebaliknya terkena batasan yang tidak perlu.







