Darul Takzim FC vs Chelsea Imbang 3-3 di Larkin

Darul Takzim FC vs Chelsea berakhir 3-3 di Stadium Sultan Ibrahim Larkin. Ringkasan gol Arif Aiman, dua penalti Delap, Arribas, Bérgson, dan gol ke gawang.

Author Image

Adel

Darul Takzim FC vs Chelsea Imbang 3-3 di Larkin

Johor Darul Ta’zim menahan Chelsea imbang 3-3 pada laga Club Friendlies di Stadium Sultan Ibrahim Larkin, Minggu 9 Agustus 2025. Kick-off berlangsung pukul 19.00 WIB (12.00 UTC) dan menjadi pertemuan perdana antarbangsa antara juara Malaysia dengan klub Premier League.

Inti artikel

  • Johor Darul Ta’zim menahan Chelsea imbang 3-3 pada laga Club Friendlies di Stadium Sultan Ibrahim Larkin, Minggu 9 Agustus 2025
  • Kick-off berlangsung pukul 19.00 WIB (12.00 UTC) dan menjadi pertemuan perdana antarbangsa antara juara Malaysia dengan klub Premier League
  • Skor akhir terbentuk lewat tujuh momen gol, termasuk dua penalti tamu dan satu gol ke gawang sendiri di menit penutup

Skor akhir terbentuk lewat tujuh momen gol, termasuk dua penalti tamu dan satu gol ke gawang sendiri di menit penutup. Optimaise News merangkum alur lengkap beserta data penguasaan bola dan tendangan.

Arif Aiman buka keunggulan, Delap samakan lewat penalti

Arif Aiman memecah kebuntuan menit ke-14. Tendangan akuratnya memaksa Chelsea bermain mengejar di babak pertama. Tim tuan rumah tampak solid meski porsi bola lebih sedikit.

Liam Delap menyamakan kedudukan 1-1 lewat penalti menit 42. Eksekusi tenang membawa The Blues kembali seimbang sebelum jeda. Chelsea mulai menguasai ritme, tapi lini belakang JDT masih mampu menahan tekanan.

Babak kedua kembali dilanjutkan dengan intensitas tinggi. Delap mencetak penalti keduanya di menit 62 sehingga skor menjadi 1-2. Keunggulan tamu hanya bertahan singkat karena tuan rumah merespons cepat.

Balapan gol akhir dan gol ke gawang sendiri penyelamat

Balapan gol akhir dan gol ke gawang sendiri penyelamat
Balapan gol akhir dan gol ke gawang sendiri penyelamat.

Óscar Arribas menyamakan 2-2 hanya tiga menit kemudian, menit 65. Gol itu memicu gelombang dukungan penonton Larkin. Momentum beralih dan Chelsea kesulitan menutup ruang di area kotak penalti.

Bérgson mencetak 3-2 di menit 86. Keunggulan tuan rumah hampir amankan hasil kemenangan, tetapi drama belum selesai. Dua menit menjelang normal time, Cristóbal Márquez merugikan sendiri saat bola tersasar ke gawang sendiri.

Gol ke gawang sendiri menit 89 mengubah skor final menjadi 3-3. Kedua tim menerima hasil berimbang setelah 90 menit penuh adu peluang. Statistik resmi menunjukkan penguasaan bola 40 persen untuk Johor Darul Ta’zim berbanding 60 persen milik Chelsea.

Jumlah tendangan total 12 berbanding 17 juga mendukung kesan bahwa Chelsea lebih sering mencoba, tapi efisiensi JDT di depan gawang jauh lebih tinggi. Delapan pemain terdaftar dalam daftar pencetak gol dan konversi penalti menjadi sorotan utama Optimaise News.

Laga persahabatan ini memberi gambaran kesiapan pra-musim Chelsea sekaligus kepercayaan diri skuad Malaysia di depan penonton sendiri. Stadium Sultan Ibrahim Larkin merayakan semangat kompetitif meski tanpa tiga poin resmi.

Para pemain JDT memperlihatkan spirit juara domestik saat menahan laju klub Inggris. Sementara Delap menjadi penentu dua gol penalti Chelsea. Sisa waktu laga diisi peluang terbuka yang gagal dimanfaatkan maksimal kedua belah pihak.

Pertandingan berakhir tanpa pemenang. Hasil 3-3 mencatat sejarah pertemuan lintas benua di kalender Club Friendlies 2025. Data penguasaan dan tembakan menjadi penanda bahwa kualitas lawan sepadan meski status klub berbeda level.

Bagi pendukung di Malaysia, malam ini menegaskan bahwa JDT sanggup mengimbangi lawan top. Bagi Chelsea, hasil ini menjadi latihan intensitas sebelum kompetisi resmi dimulai. Optimaise News akan terus memantau perkembangan kedua klub di musim mendatang.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.