Yoshihiro Togashi menyiapkan Ending D sebagai wasiat penutup Hunter x Hunter. Skenario ini aktif jika mangaka berpulang sebelum manga selesai. Fokus beralih ke warisan keluarga Gon Freecss lewat lompat waktu panjang.
Inti artikel
- Yoshihiro Togashi menyiapkan Ending D sebagai wasiat penutup Hunter x Hunter
- Skenario ini aktif jika mangaka berpulang sebelum manga selesai
- Fokus beralih ke warisan keluarga Gon Freecss lewat lompat waktu panjang
Cucunya bernama Gin menolak jalur petualangan. Ia memilih ketenangan di Whale Island alih-alih mengikuti jejak kakeknya yang dikenang sebagai Hunter legendaris. Keputusan itu menutup kisah dengan nada damai dan personal.
Empat Skenario Akhir yang Disiapkan Togashi
Togashi merancang empat kemungkinan akhir berlabel A, B, C, dan D. Setiap skenario menawarkan penutup berbeda bagi petualangan panjang para tokoh. Ia tak ingin cerita menggantung tanpa arah jelas.
Ending D diposisikan khusus sebagai wasiat. Jika mangaka wafat sebelum manga usai, skenario ini menjadi penutup resmi yang ditinggalkan. Pilihan itu menunjukkan rasa tanggung jawab Togashi terhadap pembaca setia.
Keempat skenario disiapkan jauh hari. Mereka mencerminkan fleksibilitas pencipta di tengah kesehatan yang sering rapuh. Ending D paling menonjol karena sifatnya sebagai jaring pengaman cerita.
Time Skip: Gin dan Kehidupan di Whale Island

Latar berpindah ke masa bertahun-tahun setelah alur utama. Seorang anak perempuan bernama Gin memancing di danau dekat Whale Island. Suasana tenang jauh dari hiruk-pikuk dunia Hunter.
Gin berhasil menangkap ikan besar. Ia membawanya pulang ke rumah dengan wajah puas. Adegan sederhana itu menjadi jendela kehidupan damai di pulau kelahiran Gon.
Gin adalah cucu langsung Gon Freecss. Ia tumbuh di tempat yang sama tempat kakeknya dulu memulai petualangan. Rumah mereka berdiri di tepi danau yang familiar bagi penggemar lama.
Kehidupan sehari-hari Gin terasa biasa saja. Memancing, pulang, dan bersama keluarga menjadi ritme utamanya. Tidak ada bayang-bayang ujian Hunter atau perjalanan berbahaya.
Alasan Gin Menolak Jejak Kakeknya

Gin dengan tegas menolak menjadi Hunter. Keputusan itu lahir dari pengamatan dekat terhadap kehidupan kakeknya. Ia melihat sisi gelap di balik gelar legendaris.
Alasannya sederhana tapi dalam. Gin tak ingin mengulang kebiasaan kakek yang sering meninggalkan nenek Noko. Absennya Gon di rumah meninggalkan luka yang terasa hingga generasi berikutnya.
Gon dikenang sebagai Hunter legendaris di kalangan luas. Namun bagi Gin, legenda itu datang dengan harga keluarga yang mahal. Ia memilih tinggal dekat orang-orang tersayang ketimbang mengembara jauh.
Pilihan Gin menandai pergeseran nilai. Petualangan tak lagi jadi ukuran keberhasilan. Ketenangan di Whale Island justru jadi warisan paling berharga yang ia jaga.
Petunjuk Noko sebagai Pasangan Hidup Gon
Penyebutan nenek Noko memberi petunjuk kuat. Noko adalah pasangan hidup Gon Freecss di masa depan. Mereka menikah dan membangun rumah di Whale Island.
Hubungan itu menghasilkan keturunan hingga Gin lahir. Noko menjadi jangkar keluarga yang selalu menunggu. Kehadirannya menjelaskan mengapa Gin begitu terikat pada pulau itu.
Noko menutup misteri besar soal kehidupan personal Gon. Setelah petualangan panjang, ia kembali dan memilih menetap. Rumah tangga mereka jadi fondasi ketenangan yang Gin warisi.
Gin sering membicarakan neneknya dengan hangat. Ikatan antargenerasi itu terasa utuh. Noko bukan sekadar latar, melainkan pusat alasan penolakan Gin terhadap dunia Hunter.
Misteri Nasib Killua Kurapika dan Leorio
Ending D mengungkap nasib keluarga Gon dengan jelas. Namun nasib Killua Zoldyck, Kurapika, dan Leorio tetap tak terungkap. Tidak ada petunjuk tentang perjalanan mereka setelah lompat waktu.
Para sahabat Gon menghilang dari kerangka cerita wasiat ini. Pembaca dibiarkan menebak apakah mereka masih aktif sebagai Hunter. Atau justru memilih jalan tenang seperti Gin.
Ketidakpastian itu menambah bobot emosional Ending D. Warisan keluarga Gon selesai rapi, tapi lingkaran sahabatnya masih terbuka lebar. Togashi meninggalkan ruang imajinasi yang luas.
Banyak penggemar berharap ada petunjuk kecil. Namun skenario wasiat ini memang fokus pada Whale Island. Killua, Kurapika, dan Leorio absen total dari bingkai penutup.
Ending D terasa seperti surat perpisahan yang hangat. Ia memberi ketenangan pada garis keturunan Gon. Sementara sahabat-sahabatnya dibiarkan hidup dalam bayangan pembaca selamanya.







