Mulai 1 Agustus 2026 TPST Bantargebang menerapkan controlled landfill secara bertahap demi menekan bau, risiko kebakaran, dampak lingkungan dan potensi longsor.
Pada kuartal kedua 2026 open dumping masih 72,56 persen sementara olah hanya 7,59 persen; target kuartal ketiga-keempat menjadi open dumping 50,34 persen dan controlled landfill 8,39 persen.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memasukkan skema ini ke dalam peta jalan agar sampah Jakarta terkelola 100 persen bersama KLH.
Pemprov DKI Terapkan Controlled Landfill di TPST Bantargebang
Sistem baru ini menggantikan praktik open dumping yang mendominasi saat ini di lokasi tersebut.
Material sampah dihamparkan dulu lewat penimbunan di zona yang sudah disiapkan.
Permukaan kemudian diratakan agar distribusi merata sebelum proses pemadatan dilakukan.
Setelah padat, material penutup dihamparkan secara periodik hingga tumpukan tertutup penuh.
Pendekatan penutupan berkala ini dipilih karena mampu membatasi penyebaran bau ke permukiman sekitar.
Risiko kebakaran turun tajam sebab lapisan penutup membatasi oksigen dan kontak api.
Dampak lingkungan seperti pencemaran air tanah ditekan lewat pemadatan rapi yang mengurangi rembesan.
Potensi longsor di area tumpukan jadi lebih rendah berkat struktur yang padat dan rata.
Optimaise News mencatat bahwa kombinasi manfaat tersebut menjadikan controlled landfill pilihan strategis jangka menengah bagi metropolitan.
Target Bertahap Penurunan Open Dumping Sepanjang 2026

Dari kondisi kuartal II dengan open dumping 72,56 persen, perubahan diharapkan terlihat di semester kedua tahun ini.
Porsi controlled landfill digeser naik ke 8,39 persen sambil volume olah ditingkatkan dari baseline 7,59 persen.
Kapasitas fasilitas pengolahan di dalam kota terus diperbesar agar beban tidak menumpuk hanya di Bantargebang.
Di lokasi TPST sendiri kapasitas juga ditingkatkan agar mampu menangani volume penimbunan terkontrol lebih besar.
Perubahan proporsi tersebut menjadi indikator nyata kemajuan pengelolaan sampah di wilayah urban padat.
Tanpa peningkatan kapasitas paralel, target penurunan open dumping akan sulit tercapai sesuai jadwal.
Sinkronisasi antara pengolahan dan controlled landfill menjadi kunci agar implementasi berjalan mulus.
Roadmap Menuju Zero Open Dumping di 2028

Target akhir 2028 adalah open dumping dihentikan total diganti kombinasi olah plus controlled landfill.
Pemprov DKI Siap Terapkan Sistem Baru Kelola Sampah sebagai fondasi menuju visi tersebut.
Kolaborasi dengan KLH memberi payung kebijakan plus dukungan teknis yang dibutuhkan di lapangan.
Peningkatan kapasitas berkelanjutan di berbagai titik kota mendukung distribusi beban lebih seimbang.
Dengan peta jalan jelas, progress dapat dipantau setiap kuartal hingga pencapaian penuh.
Transisi bertahap 2026 hingga 2028 memberi ruang penyesuaian infrastruktur dan operasional.
Hasil akhirnya diharapkan kualitas lingkungan di sekitar TPST membaik secara signifikan dan berkelanjutan.
Tanya Jawab FAQ Controlled Landfill Bantargebang
Kapan sistem controlled landfill mulai diterapkan?
Penerapan dilakukan secara bertahap mulai 1 Agustus 2026 di TPST Bantargebang.
Berapa target open dumping di Q3-Q4 2026?
Open dumping ditargetkan turun ke 50,34 persen sementara controlled landfill mencapai 8,39 persen.
Apa metode yang digunakan dalam controlled landfill?
Material sampah dihamparkan melalui penimbunan, diratakan, dipadatkan, lalu ditutupi material penutup secara periodik.
Manfaat apa yang paling utama dari sistem ini?
Manfaat utama meliputi penekanan bau, risiko kebakaran, dampak lingkungan, serta potensi longsor.
Optimaise News mengajak masyarakat memantau perkembangan implementasi agar akuntabilitas target terjaga.







