Chiquita BABYMONSTER mengisi kursi maknae grup lewat lonjakan karier tercepat di antara member. Ia bergabung YG Entertainment Maret 2021 lalu diperkenalkan resmi 23 Januari 2023 setelah hanya 1 tahun 9 bulan pelatihan.
Inti artikel
- Chiquita BABYMONSTER mengisi kursi maknae grup lewat lonjakan karier tercepat di antara member
- Ia bergabung YG Entertainment Maret 2021 lalu diperkenalkan resmi 23 Januari 2023 setelah hanya 1 tahun 9 bulan pelatihan
- Jalur ringkas dari dance cover RedRose ke audisi Martin Garrix membedakan maknae asal Thailand ini
Jalur ringkas dari dance cover RedRose ke audisi Martin Garrix membedakan maknae asal Thailand ini. Optimaise News merangkai alur RedRose-audisi-debut itu agar pembaca K-pop melihat nilai diferensiasinya, bukan sekadar biodata datar.
Identitas Riracha Phondechaphihat, Maknae Asal Nakhon Ratchasima
Nama lengkapnya Riracha Phondechaphihat. Ia lahir 17 Februari 2009 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Tinggi 165 cm, golongan darah O, zodiak Aquarius, shio Sapi, dan MBTI ISTP.
Chiquita merupakan salah satu member BABYMONSTER yang menempati posisi maknae. Usia termuda itu membuatnya sering menjadi penyejuk suasana di panggung maupun di balik layar. Profil Chiquita BABYMONSTER ini menekankan asal usul Thailand yang jarang dilirik agensi besar Korea.
Ia fasih bahasa Thai dan Inggris. Bahasa Korea masih dipelajari sambil aktif berlatih. Kombinasi itu memudahkan komunikasi dengan member lain dan staf YG.
Jalur Trainee Terpendek: Maret 2021 ke Perkenalan Januari 2023

Masa pelatihan Chiquita hanya sekitar 1 tahun 9 bulan. Itu yang paling singkat dibanding member BABYMONSTER lainnya. Bergabung Maret 2021, ia langsung masuk radar debut lewat perkenalan 23 Januari 2023.
Lonjakan ini jarang terjadi di industri K-pop yang biasanya menuntut 3-5 tahun trainee. Bagi pembaca, angka itu menandai bakat natural yang langsung siap dipoles. Timeline ringkasnya: RedRose – audisi YG – trainee singkat – maknae resmi.
Kecepatan itu bukan kebetulan. Evaluasi internal YG menilai vokal, tari, dan pesona panggungnya sudah matang lebih dulu. Hasilnya, maknae termuda langsung mendapat porsi penampilan yang seimbang.
Jejak Pre-Debut RedRose dan Lagu Audisi Martin Garrix

Sebelum masuk YG, Chiquita aktif di dance cover group RedRose. Latihan rutin di sana membentuk stamina panggung dan kepekaan koreografi. Pengalaman itu jadi bekal saat audisi resmi.
Ia membawakan In The Name of Love dari Martin Garrix dan Bebe Rexha. Pilihan lagu EDM-vokal itu menunjukkan jangkauan suara dan energi panggung yang cocok untuk konsep BABYMONSTER. Tim audisi YG langsung tertarik.
Fase RedRose juga melatih kerja sama tim. Saat pindah ke sistem trainee Korea, adaptasinya relatif mulus. Tidak banyak maknae yang punya rekam jejak cover group sekuat itu sebelum debut.
Jembatan Thailand, YG: Kakak di BUS, Duo dengan Pharita, Inspirasi Lisa
Chiquita adalah adik kandung Copper Dechawat dari boy group Thailand BUS. Hubungan saudara ini jadi jembatan alami industri hiburan Thailand-Korea. Kedua kakak-adik aktif di agensi berbeda tapi saling dukung.
Di dalam BABYMONSTER, ia membentuk duo Thailand bersama Pharita. Representasi ganda itu memperkuat warna Asia Tenggara di lineup YG. Fans Thailand merasa punya dua wajah yang akrab di grup global.
Inspirasi utamanya Lisa BLACKPINK. Gaya panggung Lisa mendorong Chiquita memilih jalur idol sejak dini. Bagi pembaca K-pop, jembatan ini memberi nilai diferensiasi: BABYMONSTER punya jalur masuk Thailand yang kuat lewat keluarga dan sesama member.
Fondasi Sejak Kecil: Flugelhorn, Taekwondo, dan Multibahasa
Sejak usia 6 tahun Chiquita belajar flugelhorn. Instrumen tiup itu melatih napas dan kontrol nada yang kini terasa di vokal live. Jarang maknae K-pop punya dasar musik klasik seawal itu.
Ia juga sempat berlatih taekwondo. Disiplin bela diri menumbuhkan ketahanan fisik dan fokus. Saat koreografi berat, fondasi itu membantu menjaga form tubuh dan stamina.
Penguasaan multibahasa melengkapi semuanya. Thai sebagai bahasa ibu, Inggris aktif, Korea masih berkembang. Kombinasi non-vokal/tari ini jarang digali kompetitor, padahal jadi pembeda performa di atas panggung.







