Surabaya, Optimaise News – PERTANDINGAN persahabatan antarliga Indonesia Super Cup 2026 akan menghadirkan Chelsea versus AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Chelsea yang kalah dua kali saat pramusim melawan Tottenham Hotspur dan Juventus rencanya akan dihadapi tim asuhan pelatih baru Ruben Amorim yang punya catatan berbeda di Manchester United.
Inti artikel
- Milan sebagai tim dengan pangsa penggemar besar di dunia menjadi sorotan utama karena di Indonesia pernah dianggap sepak bola mengglobal
- Milan terakhir bermain di Indonesia tahun 1994 melawan Persib Bandung di Jakarta dan Surabaya Selection di Surabaya
Xabi Alonso yang memimpin Chelsea saat ini telah bergabung hanya 233 hari dan mencatat persentase kemenangan di atas 70 persen setelah dipecat Real Madrid Januari lalu. Sementara itu Ruben Amorim berhasil mengarahkan Milan selama 63 pertandingan dengan catatan 25 menang 15 seri 23 kalah setelah dipecat Erik ten Hag November 2024.
Kedatangan dan Reaksi Tim di Jakarta
Kedua tim tiba di Jakarta dengan Chelsea sudah pulang dari kekalahan pramusim kedua dan Milan datang setelah imbang 2-2 versus Celtic serta 1-1 lawan Inter Milan. Reaksi penggemar lokal dinilai sangat antusias karena Chelsea FC Supporters Club Indonesia kini sudah menangani lebih dari 100.000 anggota setelah bandara hingga stadion dipenuhi sorak-sorai saat kedatangan tim 2013 melawan Indonesia All Star.
Milan sebagai tim dengan pangsa penggemar besar di dunia menjadi sorotan utama karena di Indonesia pernah dianggap sepak bola mengglobal. Pelatih baru ini berharap bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk menguji kemampuan tim di tanah air yang memang sangat menyambut tim asing.
Sejarah Besar Milanisti Indonesia di Tanah Air
Milan terakhir bermain di Indonesia tahun 1994 melawan Persib Bandung di Jakarta dan Surabaya Selection di Surabaya. Lebih dari 40 juta pendukung Milanisti di Indonesia menunggu tim kembali untuk lebih dari 30 tahun akhirnya kembali bermain di Tanah Air setelah pembagian hak media semasa era AC Milan sudah kala itu.
Sejarah lama tersebut membuat harapan penggemar semakin besar saat Chelsea versus AC Milan segera dimainkan. Pelatih Ruben Amorim sendiri menyadari pentingnya penghormatan tradisi bola Italia yang sudah lama berakar di Indonesia.
Kekalahan Pramusim dan Skenario Baru Tim
Chelsea menelan kekalahan kedua pramusim 2026 setelah kalah 1-2 dari Tottenham Hotspur 1 Agustus lalu dan 0-1 dari Juventus 5 Agustus. Meski begitu kondisi fisik tim masih dalam pengembangan dan disiapkan untuk menghadapi lawan berat di Jakarta.
AC Milan sendiri juga sedang dalam proses perbaikan bersama Ruben Amorim yang sudah menerapkan beberapa cara bermain berbeda selain formasi tiga bek. Kedatangan di Jakarta sudah menjadi kesempatan besar untuk menguji skenario baru tersebut dalam kondisi penuh sorotan.
Pelatih yang Pergi lalu Balas Ke Klub Besar
Xabi Alonso dipilih Chelsea setelah gagal dengan Real Madrid dan langsung memimpin tim pada 13 Juli 2026. Sementara Ruben Amorim ditunjuk Milan setelah Erik ten Hag diganti November 2024 dan berhasil mengarahkan tim selama 63 laga hingga musim berakhir dengan catatan negatif.
Kedua pelatih baru ini tampaknya diminta fokus menghilangkan kekecewaan dari masa percobaan sebelumnya di klub besar. Selain itu mereka juga mendapat tekanan karena ekspektasi tinggi saat mengemban tugas di tengah peluang besar di Jakarta.
Fisik vs Taktic: Siapa yang Diperebutkan di GBK
Ruben Amorim berencana menerapkan beberapa cara bermain berbeda setelah sebelumnya mengandalkan tiga bek. Dia mengungkapkan kekhawatiran soal uji fisik melawan Chelsea yang mengandalkan duel satu lawan satu karena permainan Inggris dan Italia memang berbeda.
Milan tiba di Jakarta dengan skuad 33 pemain sebelum transfer musim panas dan belum menjual satu pun bahkan sudah mencakup rekrutan baru seperti Goncalo Ramos serta pemain lama seperti Rafael Leao. Seluruh lini mulai dari Armorim memang akan diuji secara maksimal di laga nanti.







