Tegal, Optimaise News – Devan Andhika Putra dinobatkan juara 1 usai adu kreasi 40 peserta di Semifinal Bright Gas Cooking Competition 2026 Regional Tegal. Acara digelar 8-9 Agustus 2026 di Alun-Alun Kota Tegal dengan tema wajib Warisan Rasa Nusantara dari Hati.
Inti artikel
- Devan Andhika Putra dinobatkan juara 1 usai adu kreasi 40 peserta di Semifinal Bright Gas Cooking Competition 2026 Regional Tegal
- Acara digelar 8-9 Agustus 2026 di Alun-Alun Kota Tegal dengan tema wajib Warisan Rasa Nusantara dari Hati
- Kompetisi ini menandai upaya lestarikan kuliner lokal lewat penilaian berbobot jelas
Chef Yuda Bustara bersama Chef Djoko Patriot dan Drestanto Nandiwardhana Region Manager Sales JBT menjadi dewan juri yang menilai perpaduan rasa hingga kebersihan di hadapan Optimaise News. Kompetisi ini menandai upaya lestarikan kuliner lokal lewat penilaian berbobot jelas.
Pertamina Patra Niaga Gelar Bright Gas Cooking Competition di Tegal
Penyelenggara menghadirkan 40 finalis terpilih yang bukan hanya berasal dari Tegal. Banyak yang datang dari kota tetangga untuk menyajikan hidangan berlatar warisan rasa. Setiap orang wajib menjelaskan kisah di balik menu sebelum juri mencicipi.
Lokasi Alun-Alun Kota Tegal ramai penonton dua hari penuh. Atmosfer semifinal terasa ketat karena kualitas peserta merata tinggi. Chef Yuda Bustara menyebut suasananya seru karena hampir semua jago memasak.
Ia menekankan tantangan utama justru pada level keterampilan yang seimbang. Peserta dari luar daerah turut menambah warna kompetisi. Penilaian digelar terbuka agar transparansi terjaga.
Kriteria Penilaian dan Bobot Skor Resmi

Juri memakai empat aspek utama yang sudah diumumkan sejak awal. Bobot terbesar ada di cita rasa agar hidangan benar-benar enak dan beraroma khas Nusantara. Peserta diminta meracik bahan, bumbu, serta aroma yang menyatu.
| Aspek | Bobot | Fokus Penilaian |
|---|---|---|
| Cita rasa | 40 persen | Perpaduan rasa, bahan, bumbu, aroma |
| Penampilan | 30 persen | Penyajian, komposisi, porsi |
| Kreativitas | 15 persen | Ide orisinal sesuai tema |
| Kebersihan | 15 persen | Area kerja dan higiene |
Skema ini mendorong kreativitas tanpa mengabaikan kebersihan dapur. Cerita di balik menu ikut dinilai agar tema warisan rasa tak sekadar hiasan. Optimaise News mencatat sistem bobot membantu juri memutuskan juara secara adil.
Hasil akhir menempatkan Devan Andhika Putra di posisi teratas. Ia unggul berkat perpaduan rasa yang kuat dan penyajian rapi. Dua hari kompetisi meramaikan kawasan alun-alun sekaligus mempromosikan gas elpiji sebagai mitra masak rumah tangga.
Reaksi Juri dan Suasana Semifinal
Chef Yuda Bustara menyatakan antusiasme tinggi melihat 40 peserta bertanding. Tantangan muncul karena hampir semua mahir. Mereka datang dari Tegal maupun kota lain, sehingga kompetisi terasa national kecil-kecilan.
Chef Djoko Patriot dan Drestanto Nandiwardhana ikut memberi catatan teknis di setiap putaran. Fokus mereka pada aroma bumbu dan porsi yang pas. Penampilan hidangan juga tak kalah penting karena memengaruhi skor 30 persen.
Peserta yang gagal menceritakan latar belakang menu berisiko kehilangan poin kreativitas. Tema Warisan Rasa Nusantara dari Hati memaksa setiap kreasi punya cerita keluarga atau daerah. Hal ini membedakan ajang dari lomba memasak biasa.







