Peserta asal Sijunjung, Murama, meraih tiga standing ovation di Final Audition Dangdut Academy 8. Ia membawakan lagu Pestamu Dukaku dengan cengkok otodidak hingga memukau Dewi Perssik, Lesti Kejora, dan Soimah.
Menurut pantauan Optimaise News, kunci pujian bukan sekadar vokal bersih. Murama mengubah lagu yang jarang dibawakan di kompetisi itu menjadi identitas pribadinya.
Fildan bocorkan latihan berat dan cengkok orisinal Murama
Sebelum Murama naik panggung, Coach Fildan sudah memberi bayangan soal tingkat kesulitan lagu. Ia menilai Pestamu Dukaku termasuk materi berat, tetapi Murama berhasil mengolahnya dengan gaya khas.
“Murama akan menyanyikan ‘Pestamu Dukaku’. Ini salah satu lagu yang berat juga. Tapi dengan kemampuan Murama waktu ngulik bahkan latihan, dia alhamdulillah memberikan beberapa cengkok yang menurut saya keren banget. Dan dia di lagu itu, dia jadi dirinya sendiri,” ujar Fildan.
Detail yang jarang disorot media lain: Fildan menekankan bahwa beberapa cengkok itu memang diciptakan Murama sendiri saat sesi ngulik. Bukan sekadar meniru rekaman orisinal.
Reaksi juri: nada sempurna hingga paket lengkap di panggung

Usai penampilan, Dewi Perssik langsung menilai level Murama setara babak final. Nada yang nyaris tanpa cela membuatnya mengaku merinding.
“Ini udah kayak final buat saya, karena suaranya. Nyanyinya itu, dari tadi itu kamu tidak ada yang meleset nadanya. Itu pas gitu, saya tuh…aduh saya merinding loh ya,” ungkap Dewi Perssik.
Lesti Kejora menambahkan dimensi di luar vokal. Ia menyoroti kesan adem, wajah, sikap santun, serta attitude di atas panggung sebagai satu kesatuan.
“Murama tau gak ngeliat kamu nyanyi di sini tuh di depan tuh adem. Karena kamu itu perfect, kamu itu sempurna. Wajahnya cantik, santun. Attitude-nya itu bukan cuma attitude sendiri. Kamu udah bagus. Tapi attitude kamu di panggung juga bagus. Bener. Jadi paket lengkap sekali,” puji Lesti.
Soimah mengaku lega akhirnya mendengar Pestamu Dukaku di panggung D’Academy. Baginya, versi Murama terasa seperti lagu yang baru lagi.
“Semuanya bagus. Gak ada yang perlu saya bahas lagi. Dan saya senangnya. Akhirnya saya mendengarkan lagu ‘Pestamu Dukaku’. Baru pertama kali kayaknya di lagu ini dan berkesan sekali. Apalagi kamu yang membawakannya bagus. Jadi lagu itu, jadi kayak sesuatu yang baru lagi gitu,” kata Soimah.
Proses otodidak yang membuat lagu langka jadi ciri khas

Ketika ditanya asal cengkok tersebut, Murama mengaku belajar sendiri. Ia sengaja memilih lagu yang jarang muncul di LIDA maupun DA agar punya warna personal.
“Lagu ‘Pesta Dukaku’ ini jarang banget dibawakan di LIDA atau di DA. Jadi aku mau menjadikan lagu ini jadi laguku sendiri. Jadi aku ngulik lagu ini,” ujar Murama.
Pendekatan itu membedakan penampilannya dari sekadar cover aman. Optimaise News mencermati, momen inilah yang memperkuat frasa pencarian Murama Bikin Juri Merinding di Dangdut Academy 8, di kalangan penonton yang menyoroti kreativitas cengkok.
Catatan kritis coach: ekspresi panggung yang masih perlu diasah
Meski pujian deras, Fildan tak melewatkan kritik konstruktif. Ia menilai ekspresi tubuh dan rasa yakin di atas panggung masih bisa ditingkatkan.
“Murama ini, dia ada beberapa cengkok yang diciptakan sendiri… saya selalu bisikin ‘ekspresinya’, usahakan kalau ada improve-improve yang keren, tubuhnya itu lebih yakin gitu,” kata Fildan.
Catatan ini penting karena juri sudah memuji vokal dan sikap. Perbaikan ekspresi bisa membuat paket penampilan semakin utuh di babak berikutnya.
Asal Sijunjung dan momen Final Audition yang mengunci tiga SO
Murama datang dari Sijunjung dan tampil di babak Final Audition Dangdut Academy 8. Lagu pilihan, pengolahan otodidak, serta reaksi tiga juri menutup penampilan dengan standing ovation serentak.
Tiga SO dari Dewi Perssik, Lesti Kejora, dan Soimah sekaligus mengunci posisinya sebagai salah satu peserta yang paling disorot di sesi itu. Kreativitas cengkok jadi penanda, bukan hanya skor panggung semata.
FAQ
Lagu apa yang dibawakan Murama di Final Audition?
Murama membawakan Pestamu Dukaku, materi yang disebut Fildan termasuk berat dan jarang dibawakan di LIDA atau DA.
Siapa saja juri yang memberi standing ovation?
Tiga standing ovation datang dari Dewi Perssik, Lesti Kejora, dan Soimah.
Apa yang masih perlu diperbaiki menurut coach?
Fildan meminta Murama mengasah ekspresi dan keyakinan tubuh di panggung, meski cengkok orisinalnya sudah dinilai keren.
Dari mana asal Murama?
Murama merupakan peserta asal Sijunjung yang tampil di Final Audition Dangdut Academy 8.







