Serang, Optimaise News – Gelandang Lille berusia 18 tahun, Ayyoub Bouaddi, telah menyepakati rencana pindah ke Manchester City. Remaja asal Maroko itu diposisikan sebagai pengganti Rodri yang tengah menuju pintu keluar Etihad Stadium.
Inti artikel
- Gelandang Lille berusia 18 tahun, Ayyoub Bouaddi, telah menyepakati rencana pindah ke Manchester City
- Remaja asal Maroko itu diposisikan sebagai pengganti Rodri yang tengah menuju pintu keluar Etihad Stadium
- Nilai transfer mengarah ke kisaran Rp2 triliun
Nilai transfer mengarah ke kisaran Rp2 triliun. Pelatih Enzo Maresca menilai profil Bouaddi paling cocok mengisi peran sentral yang ditinggalkan sang gelandang Spanyol, peraih gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 yang diyakini segera merampungkan kepindahan ke Barcelona. Optimaise News merangkum, pakar transfer juga menandai kemajuan negosiasi City dengan Lille dan dengan pemain secara pribadi.
Profil Ayyoub Bouaddi: Gelandang yang Serba Guna
Bouaddi masih di bawah kepala dua tahun, tetapi sudah menunjukkan kematangan jauh di atas standar usianya. Ia menguasai pengaturan tempo, inisiasi serangan, dan kemampuan menyaring manuver lawan dari lini tengah.
Keunggulan lain yang jarang dimiliki pemain seusianya adalah keluwesan posisi. Ia mampu diturunkan sebagai bek sayap kanan maupun bek sentral. Paket multiposisi itu menjadi modal penting bagi pelatih yang merancang rotasi ketat.
Di Piala Dunia 2026, Bouaddi jadi andalan Timnas Maroko yang melaju hingga perempat final. Saat bersua Brasil, ia tidak gentar berduel langsung dengan gelandang top seperti Casemiro. Performa itu membuat namanya naik tajam di radar klub elite Eropa.
Musim 2025-2026 ia tampil intensif bersama Lille di semua ajang. Harga pasaran meroket; sejumlah laporan menempatkan valuasi di kisaran puluhan juta euro hingga mendekati 100 juta euro, setara sekitar Rp2 triliun dalam angka yang beredar di pasar transfer.
Bouaddi Kenal Banget dari Lille dan Calvin Verdonk

Di Lille, Bouaddi membersamai bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk dalam 22 partai musim lalu. Kolaborasi di barisan belakang dan lini tengah membuat keduanya saling mengenal pola tekan dan keluar bola Les Dogues.
Rekan setim itu membantu pembaca Indonesia menempatkan sosok Bouaddi. Bukan hanya talenta tunggal, ia bagian dari skema klub yang menuntut disiplin tinggi dan kemampuan bermain multi-peran di kompetisi Ligue 1 yang cepat.
Olivier Giroud, rekan senior di Lille, pernah memuji kematangan Bouaddi. Menurut Giroud, pemain itu tenang, percaya diri, dan berprofil komplet dengan masa depan besar, bahkan digadang mampu menembus level klub sebesar Real Madrid jika terus berkembang. Aspek penyelesaian akhir masih jadi pekerjaan rumah, tapi fondasi penguasaan bola dan fisik sudah kuat.
Maresca Pilih Bouaddi karena Kemiripan dengan Rodri
Enzo Maresca mengidentifikasi Bouaddi sebagai sosok paling pas menggantikan peran Rodri. Keduanya bertipe gelandang bertahan yang juga mampu mengatur serangan dari dalam, bukan sekadar penghancur build-up lawan.
Sintesis peran itu penting. Rodri sering jadi poros rotasi City: menutup ruang, memutus transisi, lalu membuka lini serang. Bouaddi punya dasar serupa plus fleksibilitas turun ke barisan bek. Karakter itu selaras dengan keinginan Maresca untuk skuad yang bisa ganti formasi tanpa kehilangan struktur.
Sinyal di bursa juga kuat. Man City dikabarkan mempercepat proses, termasuk lewat pembicaraan yang berlanjut dengan Lille dan syarat pribadi pemain. Arsenal sebelumnya ikut memantau, dan realitas harga tinggi membuat hanya klub dengan daya beli puncak yang realistis menutup deal.
Kepindahan Rodri ke Barcelona menciptakan celah jelas di Etihad. City tidak ingin menunggu regenerasi terlalu lama; merangkul wonderkid berstatus internasional memberikan jembatan jangka pendek sekaligus aset jangka panjang.
Bouaddi Penting untuk Peremajaan Lini Tengah Man City
Bagi The Citizens, Bouaddi adalah investasi masa kini dan masa depan. Usia 18 tahun, kontrak Lille yang masih panjang, serta penampilan di ajang terbesar dunia menempatkannya sebagai komoditas berharga di pasar regenerasi lini tengah.
Proyek peremajaan Man City butuh gelandang yang siap menangani tempo Premier League tanpa harus dipaksa jadi peniru pure Rodri. Multiposisi Bouaddi memberi opsi: protective midfield, fullback emergency, atau pivot yang membuka serangan. Inilah nilai tambah yang membedakan dia dari target tunggal-peran.
Dalam rangkuman Optimaise News, saga ini menyambungkan tiga sudut: kepergian Rodri, valuasi Lille yang tinggi, dan kesiapan personal Bouaddi. Pembaca dapat melihat dampak utuh: City menutup lubang taktik, Lille menikmati exit fee besar, dan pemain muda Maroko mendapat panggung Premier League.
Deal belum formal diumumkan klub, tetapi arah kesepakatan sudah jelas di laporan bursa. Langkah berikutnya lazimnya tes medis dan rincian kontrak di Manchester, disusul pengumuman resmi bila dokumen antar-klub final.







