Jakarta, Optimaise News – Ha Young mengeluarkan surat minta maaf atas kontroversi latar belakang keluarganya yang pro-Jepang. Agensi hiburan BISTUS Entertainment sempat menyangkal tuduhan tersebut sebelum menyesali reaksi tergesa dalam waktu kurang dari 24 jam.
Inti artikel
- Ha Young mengeluarkan surat minta maaf atas kontroversi latar belakang keluarganya yang pro-Jepang
- Agensi hiburan BISTUS Entertainment sempat menyangkal tuduhan tersebut sebelum menyesali reaksi tergesa dalam waktu kurang dari 24 jam
- Penampilannya di acara KBS2 Problem Child in House pada 7 Agustus 2026 langsung memicu spekulasi publik
Penampilannya di acara KBS2 Problem Child in House pada 7 Agustus 2026 langsung memicu spekulasi publik. Hal tersebut muncul tepat sebelum momen sensitif Hari Kemerdekaan Korea Selatan yang jatuh pada 15 Agustus.
48 Jam dari Pujian Empat Generasi Dokter hingga Cabut Klaim
Ha Young bercerita saat tampil di acara variety show tersebut. Keluarganya memang memiliki tradisi medis panjang, mulai dari kakek buyut hingga ayah dan kakak perempuannya.
Ia sempat menyebut kakek buyutnya pernah belajar kedokteran di Jepang, kemudian membuka klinik bergaya Barat pertama di Hanyang (Seoul) dan merawat Kaisar Gojong. Setelah episode itu, publik cepat mengaitkan sosok kakek buyutnya dengan Dr. Ahn Sang-ho yang tercatat aktif di organisasi pro-Jepang pada 1916.
Ahn Sang-ho, Daejeong Chinmokhoe 1916 dan Catatan Kolonial yang Memicu Kemarahan
Sosok Ahn Sang-ho memang dikenal memiliki catatan di daftar anggota dewan Daejeong Chinmokhoe. Catatan ini muncul dari era pendudukan Jepang di Korea yang menimbulkan amarah warga dan sejarawan.
Artikel surat kabar Maeil Sinbo tahun 1918 juga sempat menyebut kakek buyut Ha Young telah menikah dan mengadopsi gaya hidup Jepang. Hal ini membuat kontroversi semakin dalam karena jatuh pada waktu sangat sensitif bagi masyarakat Korea Selatan.
Dampak Rantai: Wawancara Netflix Dibatalkan hingga Pantauan Proyek SBS
Netflix segera membatalkan jadwal wawancara dengan Jung Hae-in yang seharusnya melibatkan kedua aktor untuk promosi Our Sticky Love. Agenda promosi itu berubah mendadak setelah kontroversi muncul.
Di pihak SBS, perwakilan agensi menyatakan drama terbaru yang dibintangi Ha Young sudah hampir selesai proses syuting. Merekalah mengeluarkan pernyataan ramah agar penggemar tidak khawatir.
Sikap Agensi dan Ha Young ke Depan: Verifikasi Sejarah Jadi Prioritas
Pada Senin, 10 Agustus, BISTUS Entertainment mengeluarkan pernyataan awal yang menyangkal tuduhan. Hanya sehari kemudian, mereka mengumumkan permohonan maaf yang menyatakan dengan tulus mereka menimbulkan kebingungan karena respons cepat tanpa verifikasi memadai.
“Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kebingungan dengan tergesa-gesa menanggapi bahwa laporan tersebut ‘tidak berdasar’ tanpa verifikasi yang memadai,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip media Indonesia.
Ha Young turut mengikuti langkah tersebut dengan surat tulisan tangan yang diunggah di Instagram pada Rabu, 12 Agustus. Dalam teksnya, ia mengaku sempat membanggakan keluarganya berdasarkan cerita yang belum lengkap dan meminta maaf karena tidak mengetahui sejarah kelam negara di masa penjajahan Jepang.
“Saya sangat menyesal karena sempat membicarakan sejarah keluarga saya dengan begitu enteng tanpa memahami secara benar sejarah kelam negara kita di masa penjajahan Jepang,” tulisnya sebagian dari surat tersebut.
Optimaise News mencatat bahwa transisi ini menandakan pentingnya cermat saat berbicara publik
BISTUS Entertainment juga menyatakan Ha Young merasa sangat sedih karena kisah keluarganya tanpa disengaja menimbulkan masalah besar. Mereka menekankan bahwa verifikasi mendalam seharusnya menjadi prioritas utama sebelum melontarkan fakta ke publik.
Ha Young sendiri berjanji akan lebih rendah hati dan lebih hati-hati dalam menanggapi hal-hal serupa di masa mendatang. Agensi kini fokus menjaga gambar dan merawat karir aktis muda yang sedang menanjak ini dengan telusur sejarah yang tepat.







