Selasa 11 Agustus 2026, Lesti Kejora bersama Asila Maisa tiba di Polda Metro Jaya guna melengkapi keterangan lanjutan atas laporan Rizky Billar. Agenda mereka menyangkut kelengkapan berkas soal isu hoax perselingkuhan yang mengaitkan Billar dengan Asila di media sosial.
Inti artikel
- Agenda mereka menyangkut kelengkapan berkas soal isu hoax perselingkuhan yang mengaitkan Billar dengan Asila di media sosial
- Rizky Billar juga hadir di lokasi sebagai saksi yang mendampingi keduanya
- Kuasa hukum Sadrakh Seskoadi menegaskan kehadiran itu hanya untuk menambahi pernyataan yang sudah pernah disampaikan kliennya sebelumnya
Rizky Billar juga hadir di lokasi sebagai saksi yang mendampingi keduanya. Kuasa hukum Sadrakh Seskoadi menegaskan kehadiran itu hanya untuk menambahi pernyataan yang sudah pernah disampaikan kliennya sebelumnya.
Agenda Lesti Kejora dan Asila ke Polda, Beri Keterangan Hoax Selingkuh Billar
Kedatangan dua nama tersebut berfokus pada penajaman materi laporan hukum. Sadrakh menjelaskan bahwa isi detail belum bisa diumumkan karena proses masih berlangsung di ruang penyidik dan rekan tim masih dimintai klarifikasi tambahan.
Pihak kepolisian memusatkan perhatian pada kelengkapan administrasi perkara. Sementara menunggu selesai, Sadrakh berjanji akan membuka informasi lebih rinci usai sesi pemeriksaan berakhir.
Rizky Billar menuturkan singkat bahwa posisinya hari itu sebatas saksi. Ia menekankan bahwa penyebaran cerita bohong tentang kehidupan pribadinya telah menimbulkan kerugian nyata sehingga ia memilih menempuh jalur formal.
Laporan menarget akun yang sebar fitnah kehidupan pribadi

Inti aduan Billar menyasar akun media sosial yang dituding mengunggah sekaligus menyebarkan konten fitnah. Narasi yang beredar mengaitkan dirinya dengan Asila Maisa dan dinilai merusak reputasi keluarga.
Bagi pembaca yang bergerak di ranah konten digital, kasus ini mengingatkan pentingnya jejak unggahan. Optimaise News mencatat bahwa klaim tanpa bukti cepat menyebar dan berpotensi berujung proses hukum formal.
Rizky Billar merasa dirugikan secara langsung. Oleh sebab itu ia mendorong penanganan serius agar materi fitnah tidak terus beredar bebas.
Peran Billar sebagai saksi dan status pemeriksaan
Kehadiran Billar di samping Lesti dan Asila menandai dukungan terbuka terhadap proses. Ia menegaskan agenda resmi hanya sebagai saksi, bukan tersangka atau pelapor tambahan di hari yang sama.
Pemeriksaan masih berjalan di dalam ruang penyidik. Belum ada pernyataan final dari kepolisian mengenai status berkas atau langkah berikutnya.
Sadrakh Seskoadi menjaga kehati-hatian. Ia menolak merinci isi tanya jawab sebelum seluruh rekan penyidik selesai bekerja.







