Jakarta, Optimaise News – Petarung Indonesia Bilal Hasan meraih tiket kontrak Ultimate Fighting Championship setelah menang TKO hanya 45 detik atas Mridul Saikia di Dana White’s Contender Series Season 10. Duel kelas terbang di Meta Apex, Las Vegas, berlangsung Rabu 12 Agustus 2026 pagi WIB, dengan wasit Herb Dean menghentikan laga di ronde pertama.
Inti artikel
- Bos UFC Dana White langsung menyambutnya dan mengaku tak sabar menonton debut sang petarung di oktagon utama
- Sejak bel ronde pertama, Bilal tampil agresif di kelas flyweight
- Ia membuka dengan tendangan rendah ke kaki kiri Saikia
Kemenangan itu menjadikan Bilal petarung Indonesia kedua dalam sejarah yang mendapat kontrak resmi UFC, setelah Jeka Saragih lewat jalur berbeda. Bos UFC Dana White langsung menyambutnya dan mengaku tak sabar menonton debut sang petarung di oktagon utama.
Kronologi 45 detik: overhand kanan hingga stoppage Herb Dean
Sejak bel ronde pertama, Bilal tampil agresif di kelas flyweight. Ia membuka dengan tendangan rendah ke kaki kiri Saikia. Lawan asal India mencoba membalas lewat calf kick serupa.
Respons Bilal cepat. Beberapa laporan menekankan overhand kanan yang telak, sementara sumber lain menyinggung straight kiri sebelum lawan ambruk. Yang jelas, Saikia tersungkur ke kanvas, lalu Bilal melanjutkan ground strikes bertubi-tubi selama sekitar 10 detik.
Serangan di lantai mendarat tepat sasaran. Herb Dean menghentikan pertarungan di detik ke-45 dan menetapkan kemenangan TKO. Laga berakhir sebelum ronde pertama sempat mengalir penuh.
Rekor sempurna 9-0 dan delapan finishes sebelum habis waktu

Hasil itu memperpanjang rekor profesional Bilal Hasan menjadi 9-0 dengan satu no contest. Delapan dari sembilan kemenangannya datang lewat penyelesaian sebelum waktu habis. Profil Bilal Hasan (Flyweight) MMA Profile di sirkuit internasional menyoroti kecenderungan finisher di kelas terbang.
Di pencarian dan laman petarung, Bilal juga dikenal sebagai The IndoNinja serta Bilal Alakai Hasan. Nama-nama itu kerap muncul bersama label bilal hasan flyweight, sejalan dengan kelas yang ia rebut di DWCS Season 10.
Menurut rangkuman Optimaise News dari sumber yang dihimpun, pola finisher yang sudah digariskan di rekor profesional memperkuat alasan Dana White memberi kontrak setelah hanya satu penampilan singkat di Contender Series.
Ucapan terima kasih Bilal ke suporter plus sambutan Dana White

Usai laga, Bilal menyampaikan syukur lewat unggahan video di Instagram resmi UFC Indonesia. “Indonesia, terima kasih atas semua dukungannya. Alhamdulillah kita mendapatkan kemenangan malam ini. Insyaallah kita bisa bertandingan secepatnya. Terima kasih banyak. Aku cinta kalian semua,” kata Bilal.
Dana White merespons penampilan tersebut dengan pujian terbuka. “Saya sangat terkesan dengan kamu. Saya gak sabar menantikan masa depanmu. Dan yah, saya sangat gak sabar nonton pertarungan pertamamu di UFC. Selamat datang,” ujar Dana.
Sambutan itu jarang dikutip utuh di sejumlah ringkasan cepat. Dalam rangkuman Optimaise News, duo kutipan Bilal dan bos UFC memberi gambaran penuh: dukungan publik dalam negeri bertemu legitimasi langsung dari pemilik promotor.
Jejak kedua setelah Jeka Saragih: DWCS versus Road to UFC
Bilal menjadi petarung Indonesia kedua yang memegang kontrak resmi UFC. Pendahulu Jeka Saragih masuk lewat Road to UFC dan memperoleh kontraknya pada Februari 2023.
Jalur keduanya berbeda. Jeka menempuh ladder regional Road to UFC, sementara Bilal menembus panggung Las Vegas lewat DWCS Season 10 dengan finis cepat. Bagi pemirsa MMA di Indonesia, perbedaan jalur itu menandai bahwa opsi masuk UFC tidak lagi bergantung pada satu format saja.
Milestone historis ini menegaskan bobot 45 detik di Meta Apex: bukan sekadar kemenangan malam, melainkan penempatan nama Indonesia di roster UFC untuk kedua kalinya.
Tiga penerima kontrak lain di DWCS Season 10
Selain Bilal, episode yang sama menghasilkan beberapa kontrak. Anthony Wint (kelas berat) mengalahkan Matt Adams lewat TKO dalam 34 detik. Thomas Pagliarulo menyudahi Ananias Mulumba dengan TKO di ronde ketiga. Joe Kropschot, atau Joseph Kropschot, menang keputusan atas Jon atau Jonathan Kunneman dengan skor 30-27, 30-27, 29-28.
Laporan lain juga mencatat Abe Alsaghir menang angka atas Fabrizio Ecarrega di kelas ringan (27-30, 29-28, 29-28). Ringkasan ini menempatkan finis Bilal dalam peta malam DWCS yang padat, bukan sebagai laga tunggal terisolasi.







