Investor asing mencatat net buy besar saat IHSG menguat 0,8 persen ke level 6.236,1 pada penutupan Jumat 31 Juli 2026. Data ini menunjukkan minat mereka yang kuat terhadap pasar saham Indonesia, terutama saham-saham blue chip. BBRI menjadi target utama dengan catatan net buy Rp233,2 miliar, jauh di atas saham lain.
Inti artikel
- Investor asing mencatat net buy besar saat IHSG menguat 0,8 persen ke level 6.236,1 pada penutupan Jumat 31 Juli 2026
- Data ini menunjukkan minat mereka yang kuat terhadap pasar saham Indonesia, terutama saham-saham blue chip
- BBRI menjadi target utama dengan catatan net buy Rp233,2 miliar, jauh di atas saham lain
Sementara itu, saham-saham lain seperti TINS dan TPIA juga ikut menarik perhatian dengan kontribusi signifikan. Aktivitas asing ini terjadi di tengah peningkatan nilai transaksi pasar yang mencapai Rp18 triliun.
Net Buy Asing Rp250,5 Miliar di Tengah IHSG Naik
Net buy asing mencapai Rp250,5 miliar pada hari itu. Ada net sell reguler sebesar Rp34,8 miliar dan negosiasi Rp215,7 miliar. Aktivitas ini menunjukkan keberagaman dalam strategi investor asing.
Secara keseluruhan, IHSG yang naik 49,7 poin mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi nasional. Total nilai transaksi pasar mencapai Rp18 triliun dengan 455 saham naik, 205 turun, dan 303 stagnan.
Daftar Lengkap 10 Saham Paling Dibeli Asing

Asing menunjukkan favoritismenghadapi saham-saham berkualitas tinggi. Berikut daftar lengkap berdasarkan nilai net buy terbesar.
| Saham | Net Buy (Rp miliar) |
|---|---|
| BBRI | 233,2 |
| TINS | 160,6 |
| TPIA | 91,3 |
| BMRI | 79,2 |
| BRPT | 54,5 |
| BUVA | 27,7 |
| INCO | 25,3 |
| ASII | 23,5 |
| BACH | 19,0 |
| MDIA | 14,5 |
Data ini disintesis dari berbagai sumber untuk memberikan gambaran lengkap. Perbandingan nilai menunjukkan BBRI unggul dalam sektor perbankan.
Performa Saham BBRI dan Analisis Sektor Perbankan

BBRI mencatat net buy Rp233,2 miliar, menjadi saham paling dibeli asing. Kinerjanya yang solid di sektor perbankan mendorong minat tersebut.
Dibandingkan saham lain, BBRI menonjol dengan kontribusi yang jauh lebih besar. Analisis menunjukkan sektor perbankan tetap menjadi pilihan utama investor asing.
BMRI ikut mencatat net buy Rp79,2 miliar meski ada variasi dari hari sebelumnya. Ini mencerminkan sentimen positif terhadap bank-bank besar.
Saham TINS, BMRI, dan Komoditas Jadi Sorotan Asing
TINS menjadi sorotan dengan net buy Rp160,6 miliar. Sementara itu, BMRI ikut ditargetkan investor asing.
Komoditas seperti INCO Rp25,3 miliar dan BUVA Rp27,7 miliar juga menarik perhatian. ASII dan BACH ikut berkontribusi dengan net buy di kisaran Rp19 hingga 23,5 miliar.
MDIA sebagai saham teknologi turut mencatat Rp14,5 miliar. Daftar ini mencakup berbagai sektor untuk keseimbangan portofolio asing.
Dampak Net Buy Ini terhadap Kepercayaan Investor Global
Net buy asing ini meningkatkan kepercayaan investor global terhadap IHSG. Aktivitas di pasar reguler menandakan ketertarikan berkelanjutan.
Dari Optimaise News, dampak ini bisa mendorong inflow lebih besar ke pasar saham Indonesia. Perbandingan dengan net sell sebelumnya menunjukkan tren positif.
Analisis ini menekankan pentingnya pemantauan data harian untuk strategi investasi.







