Barcelona vs Nottingham Forest 1-0 usai penalti Raphinha

Barcelona kalahkan Nottingham Forest 1-0 lewat penalti Raphinha di Udine. Format 45 menit, penghormatan Jorge Messi, dan posisi runner-up Friuli Cup.

Author Image

Adel

Barcelona vs Nottingham Forest 1-0 usai penalti Raphinha

– Barcelona vs Nottingham Forest berakhir 1-0 untuk skuad Hansi Flick di Bluenergy Stadium, Udine, dalam babak 45 menit Friuli Venezia Giulia Cup 2026. Gol penentu dicetak Raphinha lewat penalti di menit-menit terakhir usai handball bek lawan di kotak penalti.

Inti artikel

  • Gol penentu dicetak Raphinha lewat penalti di menit-menit terakhir usai handball bek lawan di kotak penalti
  • Laga turnamen segitiga itu jadi uji coba pramusim usai 24 tahun Barça absen dari format serupa
  • Sebelum kick-off, pemain dan penonton memberi penghormatan untuk mendiang Jorge Messi, ayah Lionel Messi

Laga turnamen segitiga itu jadi uji coba pramusim usai 24 tahun Barça absen dari format serupa. Sebelum kick-off, pemain dan penonton memberi penghormatan untuk mendiang Jorge Messi, ayah Lionel Messi. Optimaise News merangkum, Forest sempat menekan 15 menit awal sebelum lini tengah Barcelona bangkit.

Penghormatan Jorge Messi dan tekanan awal Nottingham Forest di Bluenergy Stadium

Kick-off diliputi suasana khusus. Seluruh kontingen dan tribun memberi hormat untuk Jorge Messi yang baru meninggal dunia. Setelah itu Forest langsung menekan area bertahan Barcelona.

Igor Jesus melepaskan tembakan berbahaya. Gibbs-White menyundul hingga membentur mistar. NDoye sempat berhadapan satu lawan satu, tetapi Wojciech Szczesny berhasil menepis. Tekanan itu membuat Barça kesulitan mengatur ritme di sepertiga awal laga berdurasi pendek.

Susunan awal Barcelona memakai formasi 4-2-3-1. Szczesny menjaga gawang. Espart, Christensen, Martín, dan Pesquer mengisi lini belakang. Fariñas serta Bernal menguatkan gelandang, dengan Raphinha dan Karim Adeyemi di sektor serang.

Fariñas hampir buka skor lalu handball picu penalti Raphinha

Fariñas hampir buka skor lalu handball picu penalti Raphinha
Fariñas hampir buka skor lalu handball picu penalti Raphinha.

Barcelona mulai bangkit lewat pergerakan Fermín López dan Brian Fariñas di lini tengah. Fermín baru kembali setelah cedera, dan duet itu meredam tekanan Forest. Fariñas hampir memecah kebuntuan dengan tembakan jarak jauh, tetapi bola menghantam tiang gawang lawan.

Kebuntuan terpecahkan menjelang peluit akhir. Fermín López dilanggar di kotak penalti setelah bek Forest melakukan handball. Wasit menunjuk titik putih. Raphinha maju sebagai eksekutor dan mengonversi penalti menjadi gol kemenangan 1-0.

Kontras itu jelas: Forest menguasai peluang di 15 menit pertama, sementara Barcelona menyelesaikan laga lewat momen set pieces di detiknya. Dalam format 45 menit, satu keputusan wasit dan satu tendangan cukup mengubah hasil.

Format 45 menit setelah 24 tahun: uji coba Flick bukan saja trofi

Friuli Venezia Giulia Cup edisi pertama digelar di Udine dengan format dua laga 45 menit untuk tiap kontestan. Barcelona menghadapi Nottingham Forest lalu Udinese secara berurutan. Partisipasi terakhir klub Catalan di turnamen segitiga terjadi pada pramusim 2002 di Amsterdam bersama Ajax dan Parma.

Sejarah panjang Barça di format ini sudah berjalan sejak 1947 di Palma de Mallorca. Dekade 1990-an mereka sering ikut di Oviedo, Marbella, Tenerife, Salamanca, Florence, Amsterdam, dan Barcelona. Kini Flick memakai ajang 2026 untuk evaluasi, bukan mengejar trofi pramusim semata.

Total 21 pemain dipakai di dua laga. Pemain muda La Masia seperti Xavi Espart dan Ebrima Tunkara mendapat menit. Optimaise News mencatat dari data sumber, Flick juga absenkan Ronald Araujo yang dekat pinjaman ke Liverpool, serta Marc Casadó dan Roony Bardghji yang tidak masuk rencana musim.

Posisi kedua turnamen segitiga usai laga lawan Udinese

Kemenangan atas Forest sempat membuka peluang juara. Namun di laga penutup Barcelona kalah 0-1 dari tuan rumah Udinese. Vakoun Issouf Bayo mencetak gol penentu dari umpan Idrissa Gueye di fase akhir. Udinese menang dua kali dan juara; Barcelona finis runner-up; Forest di urutan ketiga dengan dua kekalahan.

Barça lebih banyak menguasai bola lawan Udinese, tetapi penyelesaian akhir kurang menohok. Format singkat membuat satu gol balasan cukup menentukan gelar. Bagi pembaca Indonesia, skor pramusim ini lebih cocok dibaca sebagai catatan kesiapan musim 2026/2027 ketimbang alarm besar performa kompetitif.

Sisi positifnya, regenerasi dan rotasi sudah terlihat. Fermín kembali berkontribusi, Fariñas tampil aktif, dan Raphinha menyelesaikan laga dengan tenang dari titik penalti. Hasil Barcelona vs Nottingham Forest 1-0 jadi fondasi kecil sebelum musim resmi bergulir.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.