Barcelona vs Nottingham Forest 1-0: Penalti Raphinha di Akhir

Barcelona vs Nottingham Forest berakhir 1-0 di Udine. Forest dominan 15 menit, Fariñas kena tiang, Raphinha eksekusi penalti handball di injury time.

Author Image

Adel

Barcelona vs Nottingham Forest 1-0: Penalti Raphinha di Akhir

Barcelona mengalahkan Nottingham Forest 1-0 pada laga turnamen segitiga Friuli Venezia Giulia di Bluenergy Stadium, Udine, Italia, Sabtu malam hingga Minggu dini hari WIB, 9 Agustus 2026. Skuad Hansi Flick bangkit setelah 15 menit tekanan lawan; gol penentu datang dari penalti Raphinha di injury time setelah handball dalam duel dengan Fermín López.

Inti artikel

  • Setiap pertandingan digelar 45 menit
  • Ajang itu menjadi format uji coba yang jarang dipakai Blaugrana dalam dua dekade terakhir
  • Sebelum peluit, pemain dan penonton memberi penghormatan kepada mendiang Jorge Messi, ayah Lionel Messi

Setiap pertandingan digelar 45 menit. Ajang itu menjadi format uji coba yang jarang dipakai Blaugrana dalam dua dekade terakhir. Sebelum peluit, pemain dan penonton memberi penghormatan kepada mendiang Jorge Messi, ayah Lionel Messi.

Penghormatan Jorge Messi sebelum kick-off di Bluenergy Stadium

Suasana di stan tuan rumah Udinese sempat hening. Pemain Barcelona, Nottingham Forest, dan penonton di tribun menghormati kepergian Jorge Messi yang baru saja meninggal dunia.

Momen itu menandai pembuka rangkaian pramusim di Italia sebelum fokus beralih ke duel 45 menit. Menurut sumber yang dihimpun Optimaise News, partisipasi Barcelona di format segitiga semacam ini sempat terhenti sekitar 24 tahun, terakhir di persiapan musim 2002-2003 di Amsterdam.

15 menit awal: Forest hampir buka skor lewat Jesus, Gibbs-White, NDoye

Nottingham Forest menekan area pertahanan Barcelona sejak menit-menit pertama. Igor Jesus melepaskan tembakan berbahaya, sementara sundulan Gibbs-White membentur mistar.

Kesempatan satu lawan satu NDoye ditepis Wojciech Szczesny. Sekitar menit ke-22, peluang Forest lagi-lagi lewat Igor Jesus yang melewati mistar setelah kiper Polandia keluar dari garis. Barca masih meraba irama.

Fariñas hantam tiang, Fermín picu penalti handball

Barcelona mulai naik lewat pergerakan Fermín López dan Brian Fariñas di lini tengah. Hamza Abdelkarim dipasang di ujung tombak, meski kesulitan menghadapi duel fisik pemain Inggris.

Menit 35-an, tembakan jarak jauh Fariñas dari luar kotak menghantam tiang gawang Forest. Kebuntuan pecah di waktu tambahan: bek lawan, disebut sebagai Milenkovic, menyentuh bola dengan tangan dalam duel melawan Fermín López di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih.

Raphinha eksekusi, Flick pakai campuran pemain inti dan La Masia

Raphinha maju sebagai eksekutor dan memastikan 1-0. Itu penampilan pramusim pertama Raphinha dan Fermín bersama tim Hansi Flick di turnamen ini.

Formasi awal dilansir 4-2-3-1. Szczesny di gawang; lini belakang Espart, Christensen, Martín, dan Pesquer; Fariñas serta Bernal di tengah; Karim Adeyemi dan Raphinha di serangan bersama Hamza. Flick memadukan inti dengan pemain muda La Masia, termasuk bek sayap usia 17 tahun.

Dalam rangkuman Optimaise News dari liputan multi-sumber, total rotasi di dua laga cup mencapai sekitar 21 pemain. Target Flick jelas evaluasi, bukan trofi semata.

Apa artinya menang tipis di turnamen segitiga 45 menit

Satu penalti di injury time cukup mengubah angka karena tidak ada babak penuh untuk memulihkan skor. Format 45 menit membuat momen isolatif lebih menentukan poin dibanding laga 90 menit biasa.

Setelah menang atas Forest, Barcelona kalah 0-1 dari Udinese lewat gol Vakoun Issouf Bayo di menit ke-45. Udinese juara dengan enam poin (sebelumnya 1-0 atas Forest lewat Oumar Solet). Blaugrana finis kedua dengan tiga poin; Nottingham Forest tanpa poin.

Bagi penggemar di Indonesia, hasil tipis itu pantas dibaca sebagai latihan ritme, bukan barometer final kesiapan musim 2026-2027. Sejarah klub memang mengenal turnamen segitiga sejak 1947 di Palma de Mallorca, tetapi risikonya sekarang tetap sama: satu sentuhan tangan atau satu umpan balik bisa menutup laga tanpa ruang koreksi panjang.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.