Jakarta, Optimaise News – Investor asing berbalik melakukan net buy saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) senilai Rp20,46 miliar pada perdagangan Selasa (11 Agustus 2026). Meski harga saham ditutup melemah 0,36 persen ke level Rp20.675, jumlah saham diperdagangkan mencapai 2,18 juta lembar dengan nilai transaksi Rp45,21 miliar.
Inti artikel
- Investor asing berbalik melakukan net buy saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) senilai Rp20,46 miliar pada perdagangan Selasa (11 Agustus 2026)
- Gerakan tersebut menjadi sorotan pasar karena sebelumnya pada Senis awal pekan saham sempat melemahdan asing mencatat net sell
- Harga saham GGRM sempat mencapai Rp21.825 pada Senin (10 Agustus 2026) yang merupakan level tertinggi dalam satu tahun terakhir
Gerakan tersebut menjadi sorotan pasar karena sebelumnya pada Senis awal pekan saham sempat melemahdan asing mencatat net sell. Data yang dikumpulkan Optimaise News menunjukkan pola ini berbeda dibandingkan awal pekan ketika perusahaan mendulang laba bersih luar biasa.
Swing Harga Gudang Garam: Dari Rp21.825 ke Level Saat Ini
Harga saham GGRM sempat mencapai Rp21.825 pada Senin (10 Agustus 2026) yang merupakan level tertinggi dalam satu tahun terakhir. Penurunan tajam terjadi setelah jeda siang meski perdagangan masih aktif dengan frekuensi 4.723 kali pada hari tersebut.
Data perdagangan menunjukkan harga melemah 0,36 persen pada Senin ke Rp20.750 sementara pada Selasa berlanjut tekanan ke Rp20.675. Pergerakan ini mencerminkan volatilitas pasar saham rokok kretek di tengah penguatan fundamental perusahaan.
Laba H1 2026 Meledak 2.440 Persen di Balik Efisiensi Biaya
PT Gudang Garam Tbk melaporkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,97 triliun sepanjang semester I-2026. Angka ini naik drastis 2.440 persen dari Rp117,16 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Penurunan pendapatan ke Rp41,17 triliun diimbangi dengan turunnya beban pokok produksi menjadi Rp35,19 triliun sehingga laba bruto mencapai Rp5,98 triliun. Efisiensi ini menjadi kunci kelangsungan bisnis usai pandemi meski volume penjualan tertekan.
Jajaran Keluarga Wonowidjojo dan Peran Indra di Manajemen
Kelompok keluarga Wonowidjojo mendominasi struktur kepemilikan serta direksi Gudang Garam. Juni Setiawati Wonowidjojo menjabat komisaris utama sementara Susilo Wonowidjojo bertindak sebagai direktur utama.
Di posisi wakil presiden direktur adalah Indra Gunawan Wonowidjojo, putra Susilo Wonowidjojo. Indra yang telah bekerja di perusahaan sejak 2012 memiliki latar belakang studi teknik kimia di Santa Monica College, Amerika Serikat, dan menjabat posisi tersebut sejak 30 Juni 2022.
Apa Arti Aliran Dana Asing bagi Saham Rokok Kretek Indonesia
Net buy asing yang konsisten pada periode 3-7 Agustus 2026 menunjukkan kepercayaan terhadap turnaung perusahaan. Selama seminggu terakhir pola ini bergeser setelah penyesuaian oleh pemodal domestik.
Analisis dari sumber investor mencatat potensi dukungan modal dari luar negeri dapat memperkuat posisi cash holding yang mencapai Rp8,71 triliun per 30 Juni 2026. Langkah ini sejalan dengan strategi ekspansi varian kretek linting tangan yang memiliki cukai lebih rendah.







