Jakarta, Optimaise News – Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund pada laga Emirates Cup di Emirates Stadium, Minggu 9 Agustus 2026 malam WIB. Kick-off pukul 20.00 WIB. Gol cepat Inacio dan Karetsas di babak pertama membuat The Gunners tertinggal, sebelum Nwaneri dan penalti Gyökeres merapatkan skor. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, keputusan wasit mencoret gol Martinelli di injury time karena offside, dan laga dilanjutkan dengan adu penalti latihan yang dimenangkan Arsenal 5-4.
Inti artikel
- Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund pada laga Emirates Cup di Emirates Stadium, Minggu 9 Agustus 2026 malam WIB
- Gol cepat Inacio dan Karetsas di babak pertama membuat The Gunners tertinggal, sebelum Nwaneri dan penalti Gyökeres merapatkan skor
- Hasil ini jadi bahan evaluasi Mikel Arteta sebelum sisa pramusim, termasuk lawan Como 1907 dan Community Shield lawan Manchester City
Hasil ini jadi bahan evaluasi Mikel Arteta sebelum sisa pramusim, termasuk lawan Como 1907 dan Community Shield lawan Manchester City. Lineup muda Dortmund menekan di awal, sementara rotasi Arsenal mencerminkan manajemen menit di akhir musim juara Premier League 2025-2026.
Tujuh menit fatal: Inacio dan Karetsas bikin Kepa kewalahan
Babak pertama dibuka tekanan Dortmund. Menit 7, Samuele Inacio mencetak gol setelah bola terobosan Felix Nmecha. Tembakan sudut bawah melewati Kepa Arrizabalaga. Skor langsung 0-1 di depan supporter kandang.
Menit 29, Konstantinos Karetsas menggandakan unggulan. Ia dribel dari tengah dan menembak kaki kiri ke pojok atas. Kepa kewalahan, skor jadi 0-2. Arsenal kesulitan menahan transisi cepat lawan di fase itu.
Sekitar menit 32, Ethan Nwaneri masuk menggantikan Martin Ødegaard sebagai bagian manajemen menit. Rotasi ini menandakan Arteta menyeimbangkan beban pramusim setelah kemenangan 4-1 atas Girona dan kekalahan 1-3 dari Real Betis sebelumnya.
Tzolis picu rebound, Gadou balas dari corner

Babak kedua Arsenal merespons. Menit 54, Nwaneri mencetak gol setelah umpan Christos Tzolis di kotak penalti. Skor menjadi 1-2. Momentum sempat bergeser ke tuan rumah.
Hanya empat menit kemudian Dortmund membalas. Joane Gadou mencetak gol dari situasi sepak pojok, mengembalikan jarak 1-3. Ethan Nwaneri, Inacio, Karetsas, dan Gadou tampil sebagai nama muda yang menonjol di rotasi pramusim kedua klub.
Menit 69, penalti untuk Arsenal. Pelanggaran terhadap Tzolis dieksekusi Viktor Gyökeres dengan sukses. Skor 2-3. Dortmund yang finis runner-up Bundesliga, tertinggal 17 poin dari Bayern, tetap solid di set-piece.
Penalti Gyökeres, gol Martinelli dicoret offside
Di injury time, Gabriel Martinelli sempat bobol gawang Dortmund. Wasit menganulir karena offside. Keputusan itu meniadakan peluang menyamakan skor di waktu normal. Latihan adu penalti tetap dilanjutkan setelah laga.
Arsenal menang 5-4 di sesi penalti latihan, termasuk kontribusi Nwaneri. Menit 78 Arteta memasukkan Martinelli dan Gabriel Jesus menggantikan Gyökeres serta Tzolis. Langkah itu menjaga beban skuad menuju jadwal padat.
Frasa pencarian seperti arsenal vs dortmund 2019 atau kenangan duel UEFA Champions League Arsenal vs Dortmund sempat muncul di tren, tapi laga Emirates Cup 2026 ini berdiri sendiri sebagai uji coba pramusim, bukan partai kompetitif resmi.
Latihan adu penalti 5-4, Starting XI Emirates, laga berikut ke Como
Starting XI Arsenal: Arrizabalaga, White, Mosquera, Gabriel, Calafiori, Lewis-Skelly, Odegaard, Havertz, Dowman, Tzolis, Gyokeres. Starting XI Dortmund: Meyer, Bensebanini, Bellingham, Nmecha, Beier, Karetsas, Silva, Gadou, Svensson, Mane, Inacio. Niko Kovač andalkan Jobe Bellingham, Felix Nmecha, dan Fabio Silva; Arteta mengandalkan poros Odegaard-Gyökeres di awal.
Bruno Guimarães diperkenalkan di Emirates sebelum laga namun belum masuk skuad lawan Dortmund. Dortmund sendiri tiba setelah kemenangan atas Oberhausen 3-1 dan FC Tokyo 1-0, plus kekalahan kontra Dusseldorf dan Cerezo Osaka.
Dalam rangkuman Optimaise News, sisa agenda pramusim Arsenal mengarah ke lawan Como 1907, lalu Community Shield kontra Manchester City pada 16 Agustus 2026. Ringkasan menit-per-menit gol, offside, lineup muda, dan penalti latihan ini bisa jadi checklist cepat evaluasi Arteta sebelum laga berikutnya.







