Arsenal menjamu Como 1907 pada laga pramusim terakhir di Emirates Stadium, London, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. The Gunners ingin menutup uji coba musim panas dengan kemenangan, sementara pelatih Como, Cesc Fabregas, kembali ke markas yang membentuk kariernya sebagai kapten.
Inti artikel
- Arsenal menjamu Como 1907 pada laga pramusim terakhir di Emirates Stadium, London, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB
- Kick-off dijadwalkan Rabu malam waktu Inggris, yang setara Kamis dini hari di Indonesia
- Venue-nya Emirates Stadium, markas Arsenal di London Utara
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, duet ini juga jadi pantauan debut potensial Bruno Guimarães dan penyiapan taktik sebelum FA Community Shield 2026 melawan Manchester City. Live streaming gratis tersedia lewat kanal YouTube resmi Arsenal; prediksi skor di sejumlah ringkasan mengarah ke kemenangan tuan rumah 2-1.
Jadwal dan laga terakhir pramusim Arsenal di Emirates
Kick-off dijadwalkan Rabu malam waktu Inggris, yang setara Kamis dini hari di Indonesia. Venue-nya Emirates Stadium, markas Arsenal di London Utara. Ini uji coba terakhir The Gunners sebelum musim kompetitif 2026/2027 dimulai.
Empat hari setelah duel ini, pasukan Mikel Arteta dijadwalkan bertemu Manchester City di Community Shield di Cardiff. Fokus staf kepelatihan bukan hanya skor, melainkan kebugaran skuat dan penyesuaian formasi yang sudah diuji sepanjang tur pramusim.
Pencinta sepak bola di Indonesia bisa memantau Arsenal vs Como lewat streaming resmi di YouTube Arsenal tanpa biaya berlangganan TV. Beberapa layanan skor langsung juga menampilkan lineup dan statistik langsung selama 90 menit.
Kembalinya Cesc Fabregas ke stadium yang lahirkan karier barunya

Fabregas menghabiskan delapan tahun di Arsenal sebagai gelandang inti dan mantan kapten, sebelum berkarier di Barcelona lalu Chelsea sekitar lima musim. Kini ia berdiri di sisi lawan sebagai pelatih Como, klub yang diakuisisi Djarum Group dan baru saja menembus Liga Champions untuk pertama kalinya.
Musim Serie A 2025/2026 Como finis di empat besar, hasil yang membuka tiket UCL. Reuni di Emirates diperkirakan emosional bagi pendukung setia yang masih mengingat gelandang Spanyol itu memimpin lini tengah The Gunners.
Setelah laga ini Como masih punya uji coba lain, termasuk menjajal Liverpool di Anfield. Panggung di London jadi simulasi kualitas sebelum debut Eropa dan lanjutan Serie A melawan Udinese.
Rekor pramusim Arsenal: satu kemenangan dua kekalahan

Rekam jejak Arsenal di pramusim musim panas ini belum stabil. Dari tiga laga persahabatan yang dirangkum media, The Gunners mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan; hasil terakhir kalah 2-3 dari Borussia Dortmund di Emirates Cup.
Sumber lain menyebut rangkaian lebih panjang termasuk kemenangan atas Girona lalu kekalahan dari Real Betis, namun poin intinya sama: Arteta masih mencari ritme kolektif sebelum musim resmi. Como datang dengan rekor relatif lebih rapi, dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan (ada catatan lewat adu penalti di tur mereka).
Membandingkan kesiapan kedua tim, Arsenal unggul kualitas individu dan faktor kandang, sementara Como 1907 membawa kepercayaan diri sebagai klub kejutan Italia. Sintesis rekor ini membantu pembaca melihat siapa yang lebih matang jelang UCL dan Premier League.
Persiapan tactical Arsenal jelang Community Shield 2026
Arteta diperkirakan tidak terobsesi skor semata. Periode pramusim dipakai menajamkan taktik baru, pola pressing, dan rotasi skuat usai Piala Dunia 2026. Sejumlah pilar yang baru kembali, termasuk Bukayo Saka dan Eberechi Eze, berpeluang mendapat waktu istirahat tambahan.
Lini belakang terreduksi: William Saliba absen cedera punggung, Jurriën Timber belum siap usai penanganan pergelangan kaki. Di sisi lain Bruno Guimarães, rekrutan dari Newcastle dengan nilai transfer sekitar 75 juta poundsterling, sudah diperkenalkan publik menjelang laga Dortmund tetapi belum diturunkan menit awal.
Optimaise News mencatat dari rangkuman multi-sumber bahwa laga lawan Como jadi jendela terakhir menguji transisi tengah-depan sebelum duel bergengsi lawan City. Como sendiri bisa menurunkan rekrutan anyar seperti Trevoh Chalobah, bek yang bergabung dari Chelsea pasca keterlibatan di Piala Dunia, meski debut penuh sejak kick-off belum dijamin.
Kemungkinan penampilan utama dan kebiasaan rotasi Arteta
Prediksi formasi Arsenal yang beredar di ringkasan media cenderung 4-3-3, dengan David Raya di bawah mistar. Nama-nama yang sering disebut di skuat eksperimental termasuk Gabriel Magalhães, Riccardo Calafiori, Martin Ødegaard, Viktor Gyökeres, serta slot gelandang untuk Guimarães. Variasi lineup antar sumber menunjukkan Arteta masih membuka opsi susunan pemain.
Como diproyeksikan 4-2-3-1, dengan Jean Butez di gawang dan ancaman serangan balik yang lebih agresif. Prediksi skor di satu sumber olahraga mengarah Arsenal unggul 2-1, sebagai modal mental sebelum Community Shield. Head-to-head resmi belum pernah ada; pertemuan di Emirates ini jadi duel perdana antara dua klub.
Bagi pembaca yang memantau arsenal como skor secara langsung, penting membedakan status pramusim: hasil boleh digeser rotasi, tetapi pola pressing dan transisi yang tampil di lapangan jauh lebih relevan menuju musim panjang.







