Jakarta, Optimaise News – Arsenal menelan kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund pada laga pramusim Emirates Cup di Emirates Stadium, Minggu 9 Agustus 2026 malam waktu Indonesia Barat. Meski tertinggal di waktu normal, The Gunners membalikkan keadaan lewat adu penalti dengan skor 5-4 dan meraih trofi kompetisi tersebut.
Inti artikel
- Meski tertinggal di waktu normal, The Gunners membalikkan keadaan lewat adu penalti dengan skor 5-4 dan meraih trofi kompetisi tersebut
- Optimaise News merangkum jalannya laga yang penuh drama injury time itu
- Hanya tujuh menit berjalan, Samuele Inacio sudah membobol gawang Kepa Arrizabalaga
Gol tuan rumah dicetak Ethan Nwaneri dan Viktor Gyokeres dari titik penalti, sementara trio Dortmund Samuele Inacio, Konstantinos Karetsas, serta Joane Gadou memastikan unggul sebelum adu tendangan dari titik putih digelar. Optimaise News merangkum jalannya laga yang penuh drama injury time itu.
Pembuka cepat Dortmund di Emirates Stadium
Hanya tujuh menit berjalan, Samuele Inacio sudah membobol gawang Kepa Arrizabalaga. Bola terobosan dari Felix Nmecha menemukannya di ruang sempit dan dilahap sempurna. Skor 0-1 membuat tuan rumah kesulitan mengatur irama di babak pertama.
Menit ke-29 unggulan diperlebar Konstantinos Karetsas. Tendangan kaki kiri yang menusuk pojok atas gawang tak terkejar kiper Arsenal. Dortmund tampak lebih tajam dalam memanfaatkan ruang di lini belakang lawan yang masih mencari kekompakan.
Balasan Arsenal dan drama injury time

Babak kedua membawa nafas baru. Pada menit 54, Ethan Nwaneri menerima umpan Christos Tzolis di dalam kotak penalti lalu melepaskan tembakan akurat. Skor menjadi 1-2. Harapan meningkat, namun empat menit kemudian Joane Gadou menyundul hasil sepak pojok menjadi 1-3.
Menit 69 tibalah kesempatan penalti usai pelanggaran terhadap Tzolis. Viktor Gyokeres mengeksekusi tenang dan mempersempit jarak 2-3. Di injury time Gabriel Martinelli sempat merayakan gol, tapi wasit menganulir karena posisi offside yang jelas.
Komposisi awal The Gunners menempatkan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar, ditopang Ben White, Cristhian Mosquera, Gabriel Magalhaes, dan Riccardo Calafiori. Lini tengah diisi Myles Lewis-Skelly, Martin Odegaard, serta Kai Havertz. Di depan Max Dowman, Christos Tzolis, dan Viktor Gyokeres mendapat kepercayaan penuh.
Konteks sejarah dan adu penalti penentu
Laga pramusim ini bukan ajang uefa champions league arsenal vs dortmund yang pernah menggetarkan Eropa, namun tetap memberikan gambaran kesiapan skuat. Duel masa lalu termasuk arsenal vs dortmund 2019 dan arsenal vs dortmund 2018 malam ini kerap disebut penggemar sebagai referensi intensitas. Kali ini di Emirates, Dortmund unggul di waktu normal, tapi adu penalti menyelamatkan wajah tuan rumah.
Arsenal menang 5-4 dari titik putih. Kemenangan tersebut memberi kepercayaan diri menjelang musim kompetisi formal. Optimaise News mencatat bahwa hasil ini tetap menegaskan karakter juang para pemain muda yang turun di laga uji coba berhadiah trofi.
Meski skor 2-3 terasa pahit di papan, laga dilanjutkan hingga adu penalti sesuai format Emirates Cup. Skor akhir adu penalti 5-4 menjadi penutup malah yang lebih diingat penonton di tribun. Rangkaian gol dari Inacio, Karetsas, Nwaneri, Gadou, dan Gyokeres menjadikannya salah satu pramusim paling dramatis musim ini.







