Presiden Lebanon Joseph Aoun bertemu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio di Washington sebagai bagian dari kunjungan bersejarah pertama kepala negara Lebanon ke ibu kota AS sejak 2009. Pertemuan di Departemen Luar Negeri itu jadi momentum Washington menegaskan dukungan kedaulatan Lebanon lewat upaya melucuti Hizbullah dan kerangka kerja trilateral.
Menurut pantauan Optimaise News, Aoun dijadwalkan melanjutkan ke Gedung Putih untuk bertemu Presiden Donald Trump pada Selasa, 21 Juli 2026, membahas penguatan gencatan senjata serta penarikan pasukan Israel dari wilayah yang masih diduduki.
Status historis kunjungan kepala negara Lebanon ke ibu kota AS
Kedatangan Aoun menandai momen langka dalam diplomasi bilateral. Kunjungan kepala negara Lebanon terakhir ke Washington terjadi ketika Michel Sleiman diterima Barack Obama pada 2009.
Hampir 17 tahun kemudian, Aoun tiba di tengah situasi keamanan Lebanon yang masih rapuh. Ratusan ribu warga belum bisa kembali ke rumah, sementara pasukan Israel masih menguasai sebagian wilayah selatan.
Aoun, mantan panglima angkatan bersenjata yang terpilih presiden pada 2025, datang membawa agenda pemulihan kedaulatan penuh. Ia juga membawa usulan tertulis soal tahapan pelucutan senjata Hizbullah yang didukung Iran.
Isi pujian Rubio dan komitmen Washington di State Department

Setelah pembicaraan di Departemen Luar Negeri, pemerintah AS menyampaikan apresiasi terbuka. Rubio memuji pemerintah Lebanon atas “upaya yang gigih untuk merebut kembali kedaulatan Lebanon, melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur terorisnya, dan bergerak menuju perdamaian,” kata Departemen Luar Negeri.
Frasa itu menempatkan pelucutan senjata dan pembongkaran infrastruktur Hizbullah sebagai inti apresiasi Washington. Bukan sekadar isyarat sopan, pujian ini menautkan kedaulatan Lebanon dengan langkah konkret melucuti kelompok bersenjata.
Optimaise News mencatat, pejabat Lebanon menegaskan pertemuan Rubio-Aoun menjadi gerbang sebelum pertemuan puncak dengan Trump. Fokusnya tetap pada dukungan politik dan operasional dari AS.
Agenda Aoun: gencatan senjata hingga penarikan pasukan Israel

Kantor kepresidenan Lebanon sebelumnya merinci tujuan kunjungan. Aoun merencanakan pembicaraan “tentang situasi di Lebanon dan cara untuk memperkuat gencatan senjata” serta tentang “penarikan Israel dari wilayah Lebanon yang didudukinya.”
Ia diperkirakan meminta Trump menekan Israel agar menepati kerangka yang dimediasi AS, termasuk penarikan bertahap pasukan. Tanpa penarikan itu, Aoun menilai kedaulatan penuh sulit dipulihkan.
Hizbullah sejauh ini menolak pelucutan senjata dan dialog langsung dengan Israel. Pemerintah Lebanon tetap mengerahkan militer ke selatan untuk mengamankan gudang senjata sesuai kesepakatan gencatan senjata pasca-konflik 2024.
Dukungan AS untuk kerangka trilateral dan pemulihan ekonomi
Rubio menegaskan posisi Washington tidak berhenti di pujian. Ia mengatakan AS berkomitmen “untuk mendukung keberhasilan implementasi Kerangka Kerja Trilateral dan untuk mendukung upaya Pemerintah Lebanon dalam mewujudkan perdamaian, pemulihan ekonomi, dan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Lebanon.”
Kerangka trilateral menjadi rujukan resmi yang ingin dilindungi Washington. Di dalamnya terkandung unsur keamanan, penarikan pasukan, dan pelucutan senjata yang saling terkait.
Komitmen pemulihan ekonomi juga disisipkan sebagai paket. Washington ingin Lebanon bergerak dari stabilitas keamanan ke rekonstruksi agar warga bisa kembali ke wilayah yang rusak akibat perang.
Jadwal pertemuan lanjutan dengan Trump di hari berikutnya
Pejabat Lebanon memastikan Aoun bertemu Trump di Gedung Putih pada Selasa. Ini menjadi pertemuan tatap muka perdana antara keduanya dan kunjungan pertama kepala negara Lebanon ke Gedung Putih dalam hampir dua dekade.
Aoun berencana memaparkan tahapan pelucutan senjata Hizbullah serta meminta dukungan agar Israel menarik diri. Ia meyakini hanya pengaruh Trump yang cukup kuat mendorong penarikan pasukan.
Kunjungan berlangsung di tengah ketegangan regional yang masih panas. AS baru melakukan serangan udara untuk “menghukum” Iran setelah kematian personel militer AS, menambah tekanan di Timur Tengah.
FAQ
Siapa yang bertemu di Departemen Luar Negeri AS?
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu Presiden Lebanon Joseph Aoun di Washington. Pertemuan itu menjadi bagian awal agenda Aoun di ibu kota AS.
Kapan Presiden Aoun dijadwalkan bertemu Donald Trump?
Menurut pejabat Lebanon, pertemuan di Gedung Putih dijadwalkan Selasa, 21 Juli 2026. Agenda utamanya meliputi gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel.
Apa isi pujian Marco Rubio kepada pemerintah Lebanon?
Departemen Luar Negeri AS mengutip Rubio yang memuji “upaya yang gigih untuk merebut kembali kedaulatan Lebanon, melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur terorisnya, dan bergerak menuju perdamaian.”
Apa fokus agenda Lebanon di Washington selain pujian AS?
Aoun membawa bahasan penguatan gencatan senjata, penarikan Israel dari wilayah pendudukan, serta dukungan implementasi Kerangka Kerja Trilateral plus pemulihan ekonomi.







