Angin topan Noul menjadi yang terkuat di China sepanjang 2026 setelah mendarat di pesisir Guangdong dengan kecepatan angin berkelanjutan 162 kilometer per jam. Pusat badai menyentuh daratan sekitar pukul 03.50 dini hari dekat Pinghai, berjarak 80 kilometer timur laut Hong Kong.
Inti artikel
- Pusat badai menyentuh daratan sekitar pukul 03.50 dini hari dekat Pinghai, berjarak 80 kilometer timur laut Hong Kong
- Dampak berantai langsung menghantam Hong Kong lewat ratusan penerbangan batal dan pohon tumbang
- Ancaman hujan lebat juga menjalar ke pedalaman hingga provinsi utara yang jarang digabung utuh
Dampak berantai langsung menghantam Hong Kong lewat ratusan penerbangan batal dan pohon tumbang. Ancaman hujan lebat juga menjalar ke pedalaman hingga provinsi utara yang jarang digabung utuh. Evakuasi warga Guangdong melonjak dari 340 ribu menjadi 715 ribu seiring status darurat dinaikkan. Optimaise News merangkai alur lengkap dari momen pendaratan, dampak lokal, hingga proyeksi hujan multi-provinsi.
Pendaratan Dini Hari dan Angin 162 Km/Jam di Pesisir Guangdong
Pusat topan Noul mendarat di dekat Pinghai, Guangdong, sekitar pukul 03.50 waktu setempat. Lokasi itu hanya 80 kilometer di timur laut Hong Kong. Kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 162 kilometer per jam. Angka ini menjadikannya topan terkuat China tahun ini.
Gambar angin topan dari rekaman CCTV setempat memperlihatkan jaring bola basket dan bangunan kecil roboh di jalanan yang dipenuhi puing. Angin kencang merobohkan struktur ringan dengan mudah. Warga setempat diminta segera berlindung di tempat aman.
Otoritas memantau pergerakan badai yang mulai merayap ke pedalaman setelah mendarat. Peringatan dini disiarkan ke seluruh zona pesisir rawan.
Gangguan Besar di Hong Kong: Penerbangan, Pohon Tumbang, Korban Luka

Hong Kong sempat menaikkan peringatan badai ke T9 lalu menurunkan ke T8. Minimal 350 penerbangan penumpang dari dan ke bandara setempat dibatalkan pada hari Minggu. Layanan kereta api dan sebagian pekerjaan juga ditangguhkan.
Lebih dari 100 laporan pohon tumbang masuk ke pihak berwenang. Minimal sembilan orang mengalami luka akibat objek terbang dan dahan patah. Beberapa ruas jalan tertutup puing serta genangan air.
Observatorium Hong Kong meminta warga menghindari perjalanan nonesensial. Dampak ini menjadi bukti nyata kekuatan Noul di kawasan padat penduduk.
Evakuasi Massal Plus Naiknya Status Darurat Provinsi

Lebih dari 340 ribu warga dievakuasi di Guangdong pada tahap awal. Angka itu kemudian naik hingga 715 ribu orang seiring pergerakan badai. Evakuasi massal menyasar zona rawan banjir dan longsor di pesisir serta pedalaman dekat.
Pemerintah provinsi Guangdong menaikkan tingkat tanggap darurat penanggulangan bencana ke level tertinggi ketiga pada Minggu pagi. Langkah ini mempercepat penyaluran bantuan dan penyiapan posko. Pekerjaan luar ruangan banyak ditangguhkan demi keselamatan.
Operasi evakuasi melibatkan ribuan personel. Warga dipindahkan ke sekolah dan gedung publik yang lebih aman.
Jalur ke Pedalaman: Hujan Berlanjut hingga Provinsi Utara
Setelah mendarat, Noul bergerak ke pedalaman sambil membawa angin dan hujan lebat. Provinsi Jiangxi, Hunan, dan Hubei menjadi sasaran berikutnya. Curah hujan berpotensi berlanjut hingga Selasa.
Ancaman tak berhenti di situ. Provinsi utara seperti Henan dan Shandong juga berisiko diguyur hujan deras. Wilayah yang jarang disorot ini perlu waspada banjir bandang dan genangan luas.
Otoritas setempat di jalur badai menyiagakan sistem drainase. Penduduk diminta memantau peringatan cuaca secara berkala agar bisa mengambil langkah cepat.
Posisi Noul di Rangkaian Topan China Juli 2026
Noul menjadi bagian dari rangkaian topan yang melanda China pada Juli 2026. Sebelumnya, topan Bavi dan Maysak sudah menghantam wilayah serupa. Frekuensi badai ini menambah beban pada sistem penanggulangan bencana nasional.
Konteks beruntun tersebut menjelaskan mengapa kesiapsiagaan ditingkatkan lebih cepat. Hujan dari Noul melengkapi sisa kelembapan dari badai sebelumnya. Dampak kumulatif membuat beberapa daerah rawan longsor lebih rentan.
Pemantauan satelit terus dilakukan. Ahli cuaca memperkirakan pelemahan bertahap setelah melewati pedalaman utara.







