Jakarta, Optimaise News – Temuan audit internal setelah pemecatan membuka estimasi kerugian hampir Rp3 miliar yang menimpa Amanda Manopo. Mantan karyawan yang diduga terkait hanya bertugas sekitar delapan bulan di usaha yang ia kelola sebagai pengusaha.
Inti artikel
- Temuan audit internal setelah pemecatan membuka estimasi kerugian hampir Rp3 miliar yang menimpa Amanda Manopo
- Mantan karyawan yang diduga terkait hanya bertugas sekitar delapan bulan di usaha yang ia kelola sebagai pengusaha
- Amanda Manopo hadir di Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 Juli 2026 sambil membawa berkas keuangan
Amanda Manopo hadir di Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 Juli 2026 sambil membawa berkas keuangan. Ia didampingi kuasa hukum Sandy Arifin untuk mematangkan dokumen menjelang laporan polisi resmi yang ditargetkan sekitar 28 Juli 2026.
Estimasi Kerugian Hampir Rp3 Miliar dari Pemeriksaan Alur Kas
Pemeriksaan alur kas internal memetakan transaksi selama delapan bulan masa kerja. Angka awal hampir Rp3 miliar masih bersifat estimasi. Tim keuangan sedang menverifikasi setiap mutasi agar nominal dikunci lebih pasti sebelum laporan formal.
Proses itu mencakup penelusuran rekening perusahaan dan rekonsiliasi harian. Setiap celah dicatat agar tidak ada aliran yang terlewat. Verifikasi detil ini penting agar klaim kerugian berdiri kokoh di hadapan penyidik.
Dampak langsung terasa pada usaha yang dikelola Amanda. Arus kas harian terganggu dan perencanaan operasional harus disesuaikan. Kerugian setinggi itu memaksa penyesuaian anggaran dalam waktu singkat.
Pemecatan Jadi Pintu Masuk Temuan Penyimpangan

Pemicu pemecatan adalah tindakan yang dinilai tidak menyenangkan di lingkungan kerja. Setelah keputusan PHK diambil, audit internal digelar. Indikasi penyimpangan keuangan baru tercium lewat pemeriksaan itu.
Urutan kronologisnya tegas. Tindakan tidak menyenangkan memicu PHK. Audit rekening PT menyusul. Temuan aliran kas yang tidak wajar baru muncul setelah pintu itu terbuka.
Tanpa pemecatan, pemeriksaan mendalam mungkin tertunda. Pintu masuk itu justru mempercepat deteksi. Amanda kemudian membawa hasilnya langsung ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Pola Transaksi: E-Wallet, Liburan, hingga Klub Bali

Pola dugaan transaksi tampak konsisten di sejumlah kanal. Sebagian aliran diduga lewat e-wallet GoPay dan OVO. Ada juga indikasi penggunaan rekening pihak lain untuk memindahkan dana.
Dana itu diduga dipakai untuk perjalanan luar negeri dan kunjungan ke klub di Bali. Gaya hidup mewah menjadi salah satu jejak yang dicatat auditor. Sintesis pola ini memberi gambaran utuh alur dana dari kas usaha ke pengeluaran pribadi.
Pemetaan delapan bulan memperlihatkan frekuensi yang berulang. Transaksi kecil lewat e-wallet bercampur dengan belanja besar untuk liburan. Auditor menyusunnya menjadi satu rangkaian bukti yang saling menopang.
Berkas Audit dan Rekening Koran Disiapkan untuk Laporan Resmi
Dokumen audit internal sudah dibawa ke Polres. Rekening koran perusahaan juga dilampirkan sebagai bukti pendukung. Berkas ini menjadi fondasi laporan yang sedang disiapkan.
Masih ada kelengkapan yang digarap. Rekapitulasi koran bank perlu disempurnakan. Daftar saksi juga disusun agar keterangan di depan penyidik utuh.
Optimaise News mencatat bahwa kelengkapan berkas menjadi fokus utama sebelum target laporan. Tanpa rekap yang rapi, estimasi kerugian sulit dikunci. Langkah ini menjaga agar kasus tidak goyah di tahap awal.
Target LP: Saksi dan Rekapitulasi Dilengkapi Bersama Kuasa Hukum
Laporan polisi resmi direncanakan sekitar 28 Juli 2026. Amanda Manopo dan Sandy Arifin terus melengkapi saksi serta rekapitulasi keuangan. Konsultasi di Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 Juli jadi tahap penajaman dokumen.
Timeline terpadu terlihat jelas. Dari PHK, audit rekening, temuan aliran dana, kunjungan ke polres, hingga target LP. Setiap tahap saling terkait dan terdokumentasi.
Kehadiran kuasa hukum memastikan prosedur hukum diikuti rapi. Saksi yang dilibatkan diharapkan memperkuat narasi transaksi. Dengan begitu, laporan resmi bisa diajukan dengan fondasi yang lebih solid.







