Jakarta, Optimaise News – Skuad putri Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 membuktikan chemistry bisa menyatu cepat. Baru dua sesi latihan bersama, mereka langsung menang 61-45 atas Pelatda DKI Jakarta di scrimmage perdana. Laga digelar Sabtu 20 Juni 2026 di DBL Academy Jakarta sebagai ujian pertama training camp.
Inti artikel
- Skuad putri Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 membuktikan chemistry bisa menyatu cepat
- Baru dua sesi latihan bersama, mereka langsung menang 61-45 atas Pelatda DKI Jakarta di scrimmage perdana
- Laga digelar Sabtu 20 Juni 2026 di DBL Academy Jakarta sebagai ujian pertama training camp
Unggul 16 poin tidak membuat mereka puas. Target Chicago masih jauh lebih berat. Optimaise News mencatat seluruh pemain selesai laga tanpa cedera, fondasi kuat untuk sisa camp 19-22 Juni. Scrimmage lanjutan melawan Universitas Budi Luhur menjadi evaluasi terakhir sebelum berangkat.
Angka 61-45 di Uji Coba Pertama DBL Academy
Skor akhir 61-45 mengunci kemenangan tegas di lapangan DBL Academy. Ini menjadi Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL yang mengawali rangkaian camp. Pelatda DKI Jakarta sebagai lawan regional memberi tekanan nyata meski hasilnya jelas.
Laga itu bukan sekadar papan skor. Ia menjadi tes chemistry seleksi nasional yang baru terbentuk. Tim All-Star menolak merayakan angka telak karena level berikutnya akan naik drastis.
Dua Sesi Latihan, Game Plan Sudah Jalan

Skuad hanya punya dua kali latihan bersama sebelum menghadapi Pelatda. Meski singkat, game plan pelatih sudah dieksekusi di lapangan. Instruksi dari bangku cadangan terlihat di pola serangan dan rotasi pemain.
Kecepatan adaptasi ini jadi sinyal positif. Chemistry yang terbentuk dalam waktu sempit memberi harapan besar. Namun pemain sadar performa masih bisa digeser ke level lebih tinggi.
Suara Inez dan Praisey: Proses Oke, Performa Belum

Inez Welly dari SMA BPK Penabur Cirebon mengapresiasi eksekusi instruksi pelatih. Waktu persiapan singkat tidak menghalangi pemahaman game plan. Ia menekankan proses sudah oke meski ada aspek yang perlu diperbaiki.
Praisey Blessed menyoroti energi positif dan start yang menyala. Tim membuka laga dengan semangat tinggi. Namun ia akui penampilan belum mencapai titik terbaik, jadi mental tetap lapar.
Kedua pemain menyampaikan nada sama. Mereka menolak merasa puas. Budaya juara sudah terlihat sejak awal camp, bukan menunggu turnamen di luar negeri.
Tangga Lawan Berikut: Level Universitas Budi Luhur
Scrimmage lanjutan dijadwalkan Minggu 21 Juni lawan Universitas Budi Luhur. Lawan ini lebih tua dan berpengalaman dibanding Pelatda. Tangga kesulitan jelas: regional ke universitas, lalu tantangan AS di Chicago.
Evaluasi terakhir ini menentukan kesiapan final. Optimaise News melihat alur berjenjang sebagai peta lengkap. Setiap level menguji aspek berbeda, dari chemistry dasar hingga ketahanan mental.
Unggul 16 poin setelah dua latihan punya arti khusus. Chemistry cepat terbentuk memberi fondasi bagus menghadapi level Chicago yang jauh lebih berat. Namun gap kemampuan lawan masih harus diisi lewat evaluasi esok hari.
Fondasi Bebas Cedera Menuju Chicago
Seluruh pemain menyelesaikan laga perdana tanpa cedera. Status sehat di awal camp empat hari jadi fondasi sisa training camp. Timeline ringkas 19-22 Juni plus dua scrimmage memberi ruang recovery yang cukup.
Bebas cedera di hari pertama menjaga ritme latihan utuh. Skuad bisa fokus menyempurnakan game plan tanpa gangguan fisik. Mental masih lapar jadi sinyal budaya juara sebelum berangkat ke luar negeri.
Sintesis sederhana: unggul 16 poin dalam waktu sesingkat itu menunjukkan potensi tinggi. Namun tangga lawan yang naik bertahap mengingatkan bahwa Chicago menuntut lebih dari sekadar skor telak di kampung halaman.
Tanya Jawab Scrimmage All-Star Putri
Kapan dan di mana scrimmage pertama digelar?
Scrimmage pertama digelar Sabtu 20 Juni 2026 di DBL Academy Jakarta sebagai ujian perdana training camp.
Siapa lawan berikutnya dan kapan?
Lawan berikutnya adalah Universitas Budi Luhur pada Minggu 21 Juni 2026 sebagai evaluasi terakhir sebelum berangkat.
Apakah ada pemain yang cedera di laga perdana?
Tidak. Seluruh pemain menyelesaikan laga tanpa cedera dan menjadi fondasi sisa camp.
Mengapa pemain enggan merasa puas meski unggul 16 poin?
Karena target di Chicago jauh lebih berat. Mereka sadar performa masih bisa ditingkatkan dan chemistry baru terbentuk dari dua sesi latihan.







