Xavi Hernandez yang bebas melatih sejak berpisah Barcelona 2024 kini jadi incaran utama Al Ahli setelah Jaissle pindah ke Newcastle United.
Inti artikel
- Xavi Hernandez yang bebas melatih sejak berpisah Barcelona 2024 kini jadi incaran utama Al Ahli setelah Jaissle pindah ke Newcastle United
- Al Ahli berharap besar pada Xavi untuk mempertahankan dua gelar Champions Asia yang diraihnya berturut-turut di Timur Tengah
- Mantan pelatih Barcelona ini memiliki profil yang cocok dengan visi klub Arab Saudi tersebut
Al Ahli berharap besar pada Xavi untuk mempertahankan dua gelar Champions Asia yang diraihnya berturut-turut di Timur Tengah. Mantan pelatih Barcelona ini memiliki profil yang cocok dengan visi klub Arab Saudi tersebut.
Jaissle Tinggalkan Al Ahli untuk Newcastle United
Matthias Jaissle bergabung dengan Newcastle United setelah Eddie Howe mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih. Keputusan ini menandai akhir masa jabatan Jaissle di Al Ahli.
Klub asal Arab Saudi kini harus mencari pengganti yang mampu menjaga konsistensi hasil di Liga Champions Asia. Proses perekrutan pelatih baru ini menjadi fokus utama setelah sukses beruntun di kompetisi regional.
Xavi Hernandez Sukses di Qatar dan Barcelona
Xavi Hernandez pernah melatih klub Qatar Al Sadd pada tahun 2019 hingga 2021. Selama masa itu, ia berhasil mengoleksi enam trofi yang berarti. Prestasi di sana menunjukkan kemampuannya dalam membangun tim dari nol hingga sukses.
Di Barcelona, Xavi meraih gelar LaLiga dan Piala Super Spanyol selama tiga musim berturut-turut. Pengalaman ini membuatnya menjadi pilihan tepat untuk proyek Al Ahli yang ingin mempertahankan dominasi di Timur Tengah.
Al Ahli Incar Xavi untuk Pertahankan Champions Asia

Al Ahli ingin mempertahankan gelar Champions Asia yang diraih dua kali secara berturut-turut. Masuknya Xavi dalam pertimbangan ini didasari pada kemampuannya sebagai pelatih yang berpengalaman di level tinggi.
Analisis mendalam menunjukkan bahwa Al Ahli cocok dengan visi Xavi karena memiliki sistem yang mendukung gaya bermain modern. Dengan dukungan finansial yang kuat, klub ini bisa menjadi tempat ideal untuk melanjutkan karier pelatihannya. Hal ini juga membuka peluang bagi Xavi untuk berkontribusi lebih luas di Asia.
Apakah Xavi akan Menuju Saudi Pro League?
Xavi berusia 38 tahun dan menunjukkan minat terhadap Saudi Pro League. Banyak yang melihat ini sebagai langkah alami setelah pengalamannya di Qatar yang serupa dengan lingkungan Arab.
Optimaise News melaporkan bahwa Xavi menolak tawaran dari klub lain seperti Spartak Moscow dan Al Ittihad. Pilihan untuk Al Ahli terlihat masuk akal karena daya tarik finansial yang lebih tinggi dan ambisi regional yang selaras dengan visi Xavi.
Status Xavi Hernandez yang Belum Memberi Jawaban
Xavi Hernandez belum memberikan jawaban resmi atas tawaran dari Al Ahli. Keadaan ini menambah ketegangan karena ia masih menganggur sejak meninggalkan Barcelona pada 2024.
Meski begitu, statusnya yang belum menjawab menandakan bahwa keputusannya bisa segera diumumkan. Timeline ini krusial karena menjelang dimulainya pra-musim di Saudi Pro League. Al Ahli berharap besar pada keputusan Xavi yang bisa memperkuat posisi mereka di liga dan kompetisi Asia.
Secara keseluruhan, sintesis dari berbagai fakta menunjukkan bahwa Xavi memiliki banyak pilihan menarik di Timur Tengah. Ia cocok untuk Al Ahli yang mencari pelatih dengan track record sukses di Qatar. Dengan timeline yang mendekati, keputusan ini bisa menjadi momen penting dalam karier Xavi sebagai pelatih.







