Depok, Optimaise News – Aji Darmaji, suami almarhumah Mpok Alpa, membahas perihal menikah lagi setelah setahun istri tercinta itu meninggal dunia. Ia mengaku banyak tawaran perjodohan yang datang padanya, namun memilih menyerahkan urusan tersebut kepada Allah.
Inti artikel
- Aji Darmaji, suami almarhumah Mpok Alpa, membahas perihal menikah lagi setelah setahun istri tercinta itu meninggal dunia
- Ia mengaku banyak tawaran perjodohan yang datang padanya, namun memilih menyerahkan urusan tersebut kepada Allah
- Pernyataan ini disampaikan saat Aji Darmaji ditemui di kediaman almarhumah Mpok Alpa di kawasan Cinere, Depok, pada Rabu 5 Agustus 2026
Pernyataan ini disampaikan saat Aji Darmaji ditemui di kediaman almarhumah Mpok Alpa di kawasan Cinere, Depok, pada Rabu 5 Agustus 2026. Menurutnya, rezeki, maut, dan takdir sepenuhnya milik Allah, sehingga ia fokus membesarkan tiga anak kecilnya yang masih belum dewasa.
Detik-detik Wawancara di Rumah Duka Mpok Alpa
Wawancara berlangsung santai di lingkungan yang dulu penuh kehangatan keluarga besar. Aji Darmaji sempat tersenyum kecil saat membahas suasana hari-hari terakhir bersama istri. Ia mengakui tawaran perjodohan kerap berdatangan, tapi jawabannya selalu sama: ia belum siap untuk kembali membina rumah tangga.
Banyak calon yang mendekatinya dengan lembut, bahkan ada yang datang secara langsung. Namun ia memilih bersikap netral agar tidak salah tafsir. Beberapa mengira ia menjauhi orang lain, sementara yang lain mengira ia ingin mendekat. Pendekatan ini justru membuatnya merasa lebih aman.
Urusan Jodoh yang Serahkan ke Tuhan
Aji Darmaji menjelaskan bahwa ia memutuskan menyerahkan segalanya kepada Allah. Menurutnya, tidak perlu lagi ada usaha manusiawi yang berlebihan. Ia mengaku kalau pernah bilang bahwa ia tidak akan menikah lagi, ternyata Allah yang menyediakan jodoh bagi mereka.
Kata-katanya begitu: ia serahkan saja ke Tuhan karena rezeki, maut, dan takdir adalah hak milik Allah semata. Pernyataan ini membuatnya merasa lebih damai. Setiap kali ada tawaran yang datang, ia mengingatkan diri bahwa semuanya sudah ditakdirkan.
Fokus Membesarkan Anak-anak Setelah Duka
Perjalanan satu tahun belakangan terasa berat, terutama saat Lebaran pertama tanpa pasangan hidup. Aji Darmaji mengaku lebih memilih fokus membesarkan tiga anaknya yang masih kecil. Ia merasa inilah jalan terbaik saat ini, menjaga keharmonisan keluarga sambil tetap menjaga jarak dari dunia perjodohan.
Meski banyak tawaran datang, ia memilih bersikap hati-hati. Tak ada yang ingin dibilang munafik kalau sudah menjanjikan diri tidak akan menikah lagi. Di sisi lain, ia juga tak mau kelihatan terlalu menjauh dari orang lain.
Optimaise News mencatat bahwa Aji Darmaji kini lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak-anaknya. Mereka masih memerlukan kehadiran ayah yang penuh kasih sayang. Aji Darmaji sendiri merasa bahwa itulah yang paling ia bisa lakukan saat ini.
Melihat Kembali dari Balik Layar Duka
Setelah setahun, cerita Aji Darmaji memberikan refleksi penting bagi banyak pihak. Bagi yang sedang berduka, ia menunjukkan bahwa menyerahkan urusan jodoh kepada Tuhan bukan berarti menutup diri sepenuhnya. Bahkan saat ini, ia lebih memilih membesarkan anak daripada tergoda tawaran baru.
Perjalanan ini masih berlanjut. Anak-anaknya masih kecil, dan saat itulah Aji Darmaji merasa ia harus kuat untuk mereka. Setiap tawaran datang dengan penuh harap, tapi ia tetap memilih jalan yang telah ia yakini bersama Tuhan.







