Bandung, Optimaise News – Gelandang Manchester City Tijjani Reijnders, 28 tahun, menyepakati hijrah ke Al Qadsiah pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah kesepakatan verbal soal mahar sekitar 61 juta euro atau setara Rp1,25 triliun. Rezeki Nomplok Buat AC Milan saat Reijnders Sepakat Hijrah ke Arab Saudi muncul karena klausul jual cepat: Rossoneri berhak tambahan sekitar 14 juta euro lantaran City melepasnya di tahun pertama.
Inti artikel
- Milan melepasnya ke City pada 2025, lalu dalam satu musim bursa 2026 ia sudah mengarah ke Arab Saudi
- Ia adalah gelandang Timnas Belanda dan kakak Eliano Reijnders yang memperkuat Persib Bandung
- Keduanya akan bermain di kompetisi Asia lewat jalur berbeda: Eliano di Super League, Tijjani di klub Arab
Optimaise News merangkum, Fabrizio Romano menyebut persetujuan pribadi hampir rampung dan dokumen antar klub sedang ditukar. Reijnders sudah terpisah dari sesi skuad utama City pada Kamis dan disiapkan tes medis. Ia hanya semusim di Etihad setelah dibeli dari Milan musim panas 2025.
Keputusan Reijnders cuma bertahan satu musim di Man City
Jalur kariernya padat. Milan melepasnya ke City pada 2025, lalu dalam satu musim bursa 2026 ia sudah mengarah ke Arab Saudi. Di Premier League ia tampil 47 kali dan menyumbang tujuh gol, angka yang cukup untuk skuad Pep Guardiola tetapi tidak menahan rencana pindah.
Ia adalah gelandang Timnas Belanda dan kakak Eliano Reijnders yang memperkuat Persib Bandung. Keduanya akan bermain di kompetisi Asia lewat jalur berbeda: Eliano di Super League, Tijjani di klub Arab. Transisi dari Inggris ke Liga Arab menandai pergeseran ritme dan kalender, bukan sekadar ganti seragam.
Kesepakatan verbal dengan Al Qadsiah sudah menguat sejak awal bursa musim panas 2026. Sumber yang dikutip ESPN menyebut nilai setara 52 juta pounds, masih di kisaran Rp1,25 triliun. City sebelumnya mencatat pembelian sekitar 46,5 juta pounds atau 55 juta euro plus bonus.
Nilai transfer ke Al Qadsiah senilai 61 juta euro

Romano menempatkan mahar di 61 juta euro. City dilaporkan mengiyakan angka itu. Persyaratan pribadi Reijnders hampir selesai. Setelah lolos medis ia dijadwalkan diperkenalkan akhir pekan ini, jika tidak ada hambatan administrasi.
Di bawah Brendan Rodgers, mantan pelatih Liverpool, Leicester, dan Celtic, ia akan memulai babak baru. Foto jeda laga City versus Chelsea di Etihad sempat memperlihatkan Guardiola berbicara dengannya, potret hubungan pelatih-pemain yang kini terputus oleh transfer.
Sintesis angka dari beberapa laporan tetap satu paket: City menjual di kisaran 61 juta euro, sementara Milan semula menerima sekitar 55 juta euro plus klausul. Bonus 14 juta euro semula bergantung pada capaian City dan pemain, termasuk jalur Liga Champions dan impian Ballon d’Or. Karena penjualan terjadi di tahun pertama, Milan tetap menarik bagian jual ulang itu.
Man City cari pengganti gelandang setelah Reijnders pergi
Kepergiannya membuka lubang di lini tengah. Rodri juga santer dikaitkan ke Barcelona, kontraknya di City tinggal setahun. Jika dua nama itu lengser, Guardiola perlu kedalaman baru sebelum jendela tertutup.
Beberapa laporan menyinggung Enzo Fernandez dari Chelsea dengan perkiraan dana sangat besar, sekitar 140 juta euro. Sumber dekat City membantah tawaran resmi sudah diajukan. Yang pasti, The Citizens tidak bisa menunggu kekosongan berlarut.
Latihan terpisah pada Kamis menjadi sinyal operasional: proses pindah sudah masuk tahap medis, bukan spekulasi semata. Bagi pembaca di Indonesia, nama Reijnders juga dekat karena tautan keluarga ke Persib, meski keduanya tidak akan satu klub.
Implikasi untuk Milan dari bonus penjualan pemain
Klausul penjualan aktif yang ditanam Milan saat melepas Reijnders ke City itulah inti rezeki. Karena pemain belum genap melewati tahun kedua di Manchester, Rossoneri berhak sekitar 14 juta euro atau setara Rp288 miliar.
Ditambah penjualan lain musim ini, antara lain Alex Jimenez, Alvaro Morata, Lorenzo Colombo, dan Tommaso Pobega yang sebelumnya menghasilkan sekitar 44,5 juta euro, total pemasukan Milan mendekati 60 juta euro. Angka itu membantu menambal belanja tiga rekrutan baru di bursa yang sama.
Dalam rangkuman Optimaise News, dampaknya konkret: Milan tidak perlu menunggu prestasi City untuk menarik sisa nilai. Jual cepat justru mengaktifkan perlindungan finansial yang sudah ditulis di kontrak 2025.







