Jakarta, Optimaise News – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengumumkan revisi Perpres percepatan industri game di acara Hari Game Indonesia, Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. Langkah ini diluncurkan untuk memperkuat ekosistem domestik sekaligus membekali pengembang lokal agar bisa bersaing di arena pasar global.
Inti artikel
- Langkah ini diluncurkan untuk memperkuat ekosistem domestik sekaligus membekali pengembang lokal agar bisa bersaing di arena pasar global
- Pemerintah menekankan pendekatan yang hati-hati agar regulasi tetap adaptif terhadap dinamika industri game yang cepat berubah
- Revisi aturan percepatan pengembangan industri game nasional telah dibahas berulang kali
Diskusi revisi melibatkan sekitar 25 kementerian dan lembaga, dengan Komdigi serta Kementerian Perdagangan sebagai salah satu yang terlibat aktif. Pemerintah menekankan pendekatan yang hati-hati agar regulasi tetap adaptif terhadap dinamika industri game yang cepat berubah.
Revisi Perpres Masuk Fase Harmonisasi
Revisi aturan percepatan pengembangan industri game nasional telah dibahas berulang kali. Tahap selanjutnya segera masuk proses harmonisasi, sesuai dengan arahan Menteri Riefky. Tujuannya memperkuat ekosistem dalam negeri sekaligus membantu developer lokal bersaing di pasar global.
Masterplan Rindekraf 2025-2045
Pemerintah memiliki Rencana Induk Ekonomi Kreatif Nasional (Rindekraf) 2025-2045 yang mencakup master plan jangka panjang selama 20 tahun. Lampiran dari rencana induk ini berisi program implementatif untuk periode 2026-2029, meliputi pendanaan, pembiayaan, pemasaran, pelatihan, serta investasi di subsektor game.
Game Board Juga Didukung
Government memastikan game board masuk rencana pengembangan ekonomi kreatif nasional, bukan hanya game digital. Rindekraf mengamanatkan kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif bersama 22 kementerian dan lembaga termasuk Komdigi dan Kemendag.
Aspek Kolaborasi dan Layanan untuk Developer
Aspek kolaborasi mencakup akses pendanaan, pemasaran, komersialisasi IP, serta perlindungan IP. Kolaborasi ini akan mendukung perkembangan ekonomi kreatif secara utuh. Seperti yang dibahas di Optimaise News, pendekatan ini bisa memberikan dorongan besar bagi industri game lokal, terutama bagi UMKM pengembang yang ingin naik ke level global.







