Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui perpanjangan waktu di final Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey. Gol penentu dicetak Ferran Torres pada menit 106, mengantar La Roja meraih gelar dunia kedua mereka sejak 2010.
Rekor pertahanan ekstrem Spanyol yang hanya kebobolan satu gol sepanjang jalur juara menjadi kunci utama, ditambah status simultan juara dunia pria 2026 dan wanita 2023. Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández diganjar kartu merah di injury time babak kedua.
Menit 106 Memutus Kebuntuan di Stadion MetLife
Kebuntuan 0-0 yang berlangsung hingga babak tambahan waktu akhirnya dipatahkan Ferran Torres di menit ke-106. Spanyol mendominasi penguasaan bola sepanjang laga namun butuh ekstra waktu untuk meraih kemenangan di front New Jersey.
Kick-off pertandingan molor karena seremoni serta pidato Tom Cruise, sementara jeda babak pertama hampir dua kali lipat durasi normal akibat show hiburan setara Super Bowl yang melibatkan penampilan besar.
Kartu Merah Enzo dan Tekanan 10 Lawan 11

Kartu merah untuk Enzo Fernández di injury time babak kedua memaksa Argentina bertahan dengan 10 pemain lawan 11. Tekanan numerik ini memberi ruang lebih bagi Spanyol untuk menekan di babak perpanjangan waktu.
Meski Emiliano Martínez melakukan beberapa penyelamatan, Albiceleste tak mampu menahan gelombang serangan La Roja hingga gol penentu tercipta di Stadion MetLife.
Rodri Naik Podium di Tengah Drama Tamu Kehormatan

Rodri yang merangkap sebagai kapten sekaligus pemain terbaik turnamen naik podium juara di tengah drama kehadiran tamu kehormatan. Insiden cemoohan mewarnai momen tersebut bersama posisi Donald Trump di podium dengan Infantino.
Seremoni penutupan di kawasan New Jersey menjadi saksi kemenangan Spanyol setelah laga yang penuh tensi dan penundaan berulang.
Dari Imbang Lawan Tanjung Verde hingga Trofi Kedua
Perjalanan Spanyol ke trofi kedua dimulai dari hasil imbang 0-0 lawan Tanjung Verde di laga pembuka turnamen. Pola mereka sering memutus kebuntuan di menit-menit akhir fase gugur terbukti efektif hingga final ini.
Rekor hanya kebobolan satu gol sepanjang kompetisi menjadi tulang punggung narasi kemenangan, mengukuhkan La Roja sebagai juara dengan pertahanan terbaik. Optimaise News mencatat ini sebagai pencapaian bersejarah di Piala Dunia 2026.
Messi Hampir Tanpa Jejak, Generasi Albiceleste Tersandung
Lionel Messi hampir tanpa jejak berarti di final Argentina vs Spanyol, membuat generasi Albiceleste tersandung di Amerika Serikat. Dominasi Spanyol membatasi ruang gerak bintang Argentina tersebut sepanjang 120 menit.
Pelatih Luis de la Fuente menyoroti ketangguhan timnya pasca-laga, sementara reaksi Messi mencerminkan kekecewaan mendalam atas kekalahan 1-0 ini di New Jersey.







